Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Pemprov Jatim Upayakan BLT Dana Desa di Jatim Rampung Sebelum Idul Fitri

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berupaya agar Bantuan Langsung Tunai Dana Desa bisa tersalurkan secara maksimal sebelum Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur, Mohammad Yasin, Secara Simbolis Menyalurkan BLT-DD di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur berupaya agar Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) bisa tersalurkan secara maksimal sebelum Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta walaupun menjelang Hari Raya Idul Fitri ada tanggal merah, penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) ini diharapkan tetap bisa dilaksanakan.

"Bagi kami bantuan sosial menjadi penting karena kemiskinan pedesaan di Jatim masih tinggi dengan adanya Bansos, daya beli masyarakat tidak menurun," Kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Rabu (20/5/2020).

Khofifah memaparkan saat ini ada 6 lapisan Bansos dari pemerintah pusat, mulai dari PKH, BPNT, Bansos Tunai (BST), BLT-DD, perluasan BPNT, hingga Program kartu Pra Kerja.

Tandai 22 Tahun Reformasi, PDIP Surabaya: Spirit Gerakan Reformasi untuk lawan Covid-19

Sebagian Besar Pasien Positif Covid-19 di Jatim yang Meninggal Dunia Berusia di Atas 50 Tahun

RS Darurat Covid-19 di Indrapura Siap Beroperasi, Sediakan 40 Kamar Pasien Gejala Ringan dan Sedang

Untuk memperkuatnya, Pemprov Jatim juga telah menyiapkan sejumlah skema Bansos salah satunya adalah suplemen BPNT.

"Kalau di desa ada Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tapi yang di kota membutuhkan pelapisan lagi, maka dari itu kami siapkan suplemen BPNT," ucapnya.

Suplemen BPNT ini menyasar kepada 333.022 KPM penerima BPNT yang berbasis kelurahan,  dengan besaran 50 persen dari yang diberikan pemerintah pusat. Atau jika dinominalkan, Pemprov Jatim menambahkan top up Rp 100 ribu selama tiga bulan.

"Dampak sosial ekonomi harus dilakukan monitoring secara detail sehingga intervensi untuk memberikan bansos pun juga detail," tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur, Mohammad Yasin memaparkan, hingga Selasa (19/5/2020) malam 30 Pemerintah kabupaten/kota di Jawa Timur sudah menyalurkan BLT-DD.

Bahkan enam Pemkab yaitu Trenggalek, Madiun, Lumajang, Madiun, Jombang, dan Tulungagung sudah menyalurkan BLT-DD 100 persen.

Halaman
12
Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved