Idul Fitri 2020

Risma Larang Warga dan Takmir Masjid Lakukan Takbir Keliling di Jalan Raya saat Pandemi Covid-19

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melaksanakan takbir keliling di jalan raya.

TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini angkat suara terkait kabar dua orang pekerja pabrik rokok Sampoerna Rungkut Surabaya positif terinfeksi virus corona atau Covid-19 dan meninggal dunia. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melaksanakan takbir keliling di jalan raya menyambut Idul Fitri 1441 Hijriah.

Imbauan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya tertanggal 17 Mei 2020, Nomor 443/4591/436.8.4/2020, tentang larangan takbir keliling.

Surat edaran itu ditujukan kepada Camat, Lurah, serta seluruh pengurus atau takmir masjid dan musala untuk diteruskan kepada masyarakat.

Perempuan yang akrab disapa Risma ini menganjurkan warga menggemakan takbir di rumah masing-masing, atau lewat media sosial atau elektronik di masa pandemi ini.

Sedangkan takbir di masjid atau musala, dia meminta pengurus tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Imabauan Terkait Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Demi Kebutuhan Hidup, Dua Sekawan Pria di Malang Curi Motor, Putar Arah Kabur Malah Habis Bensin

Bocah 11 Tahun Reaktif Corona, Gugus Tugas Covid-19 Tulungagung Lacak Semua Teman Bermain Pasien

"Intinya itu meminta dengan sangat kepada seluruh warga masyarakat, takmir masjid untuk tidak melaksanakan takbir keliling," kata Kepala Satpol PP Surabaya Eddy Christijanto, Jumat (22/5/2020).

Surat edaran dari Risma itu telah disebar untuk seluruh Camat dan Lurah serta takmir Masjid dan Musolla di seluruh Kota Surabaya.

Kekhusyukan umat muslim dalam menyambut hari kemenangan tetap dianjurkan oleh Risma.

Sementara untuk takbir keliling di jalan raya atau dengan berjalan kaki dan mengumpulkan massa tidak diperkenan. Hal itu lantaran dalam masa pandemi Covid-19 tetap diminta social distancing dan physical distancing.

Pemprov Jatim Imbau Salat Idul Fitri di Rumah, Berikan Kaifiah Salat hingga Khutbah Secara Online

Karyawan Swasta 58 Tahun di Kota Surabaya Jadi Pasien Positif Covid-19 di Rusunawa Cinde Mojokerto

Dua Pegawai Dispendukcapil Kabupaten Tulungagung Dinyatakan Reaktif Setelah Rapid Test Covid-19

Eddy Christijanto mengatakan, di posko perbatasan juga bakal semakin ditingkatkan penjagaan dan antisipasi barangkali ada warga luar daerah yang menggelar takbir keliling yang akan masuk ke Kota Surabaya.

Bila didapati, maka akan dicegat oleh petugas yang stand by di posko check point atau pintu masuk ke Kota Surabaya.

"Jika kita temukan, maka akan langsung kita hentikan, kita tindak langsung," ungkap Eddy yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BPB Linmas Surabaya.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved