Breaking News:

PSBB di Surabaya

PSBB Kedua di Surabaya Disebut Lebih Buruk Dibanding yang Pertama, Pengamat Beberkan Alasan

PSBB di Surabaya disebut oleh pengamat lebih buruk dibanding yang pertama. Pengamat menyebutkan beberapa alasan mengapa yang pertama lebih buruk.

TRIBUNMADURA.COM/FEBRIANTO RAMADANI
Tren kasus positif virus corona atau Covid-19 di tiga wilayah penerapan PSBB, Minggu (3/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - PSBB di Surabaya disebut oleh pengamat lebih buruk dibanding yang pertama.

Pengamat menyebutkan beberapa alasan mengapa yang pertama lebih buruk.

Selain itu, penindakan yang kurang tegas menjadi satu alasan mengapa PSBB di Surabaya Raya yang kedua menjadi lebih buruk.

Pengamat juga menjelaskan mengenai kurva yang terjadi.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Surabaya Raya tahap kedua memasuki hari terakhir pada Senin (25/5/2020).

Penutupan Akses di Jalan S. Supriadi Selama PSBB Malang Raya, Ini Penjelasan Perwira Pos Check Point

Ada Tambahan Tiga, Pasien Positif Covid-19 di Kota Malang Jadi 35 Orang

Selama 14 hari pelaksanaan PSBB di Surabaya Raya, Pakar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga, Surabaya, dr Windhu Purnomo menilai pelaksanaan PSBB tahap kedua justru lebih buruk dibandingkan tahap pertama.

Salah satu penyebabnya, adalah masyarakat yang sudah tidak mengindahkan Protokol Covid-19 dan Physical Distancing menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

"Kalau saya melihat jilid dua malah lebih buruk dari jilid satu, apalagi menjelang lebaran kan, mal sudah banyak yang buka, rame, orang jualan pakaian rame, macam-macam.

Kalau kita lihat kan pelaksanaannya tidak sesuai dengan harapan," kata Windhu, Senin (25/5/2020).

Hal tersebut, lanjut Windhu terjadi karena saat perpanjangan PSBB menuju tahap kedua tidak dibarengi dengan perubahan Pergub, Perwali atau Perbub yang lebih tegas lagi untuk penindakan bagi pelanggar poin-poin dalam PSBB.

Halaman
1234
Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved