Berita Jember

6000 Warga Jember Jalani Rapid Test, Orang yang Hasil Tesnya Reaktif Diminta Isolasi di Rumah Sakit

Sebanyak 6.000 warga Kabupaten Jember telah mengikuti rapid test untuk mendeteksi dini penyebaran virus corona.

TRIBUNMADURA.COM/ACHMAD ZAIMUL HAQ
alat rapid test - 6000 Warga Jember Jalani Rapid Test, Orang yang Hasil Tesnya Reaktif Diminta Isolasi di Rumah Sakit 

Tes cepat ini merupakan upaya pelacakan (tracing) menyusul ditemukannya satu warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang tinggal di perumahan tersebut.

"Rapid test ini bentuk upaya tracing di lingkungan setempat setelah ditemukan satu warga terkonfirmasi positif di daerah situ. Pasien positif termasuk Klaster Gowa (ijtima ulama di Gowa)," ujar Gatot Triyono.

Dar 46 orang yang mengikuti rapid test, 24 orang di antaranya menunjukkan hasil reaktif.

 3 Kendaraan Travel Gelap Terjaring Razia di Check Point Balearjosari, Bawa Lima Pemudik dari Bali

 Pemprov Jatim Bagikan Paket Sembako untuk Warga yang Pulang Kampung dari Bali akibat Korban PHK

 Buntut Perseteruan Habib Umar Abdullah Assegaf dengan Petugas Satpol PP, Asmadi Diajak Umrah Gratis

"Tapi ini baru hasil rapid, belum bisa dikatakan yang bersangkutan positif Covid-19," tegas Gatot Triyono.

Mereka yang menunjukkan hasil reaktif kemudian dibawa ke rumah sakit, Jumat (22/5/2020) malam. Mereka menjalani cek darah lengkap, foto thorax, juga tes swab.

Gatot Triyono menambahkan, dari 24 orang dengan hasil reaktif, enam orang menolak menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk itu, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 meminta kepada masyarakat untuk kooperatif.

"Tidak ada yang perlu ditakuti. Ini upaya menjaga kesehatan bersama," imbuhnya.

Pemerintah bersama TNI dan Polri akan melakukan langkah persuasif kepada masyarakat supaya warga mau menjalani tes.

Halaman
1234
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved