Breaking News:

Berita Pasuruan

Inilah Poin-Poin SOP Pondok Pesantren yang Kembali Buka Aktivitas KBM Jelang New Normal di Pasuruan

SOP bagi Pondok Pesantren yang akan membuka kembali aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) menjelang diberlakukannya kebijakan new normal.

TRIBUNMADURA.COM/GALIH LINTARTIKA
Rapat Forpimda Pasuruan, PCNU, dan Pimpinan/ pengasuh/pemangku kebijakan Pondok Pesantren 

TRIBUNMADURA.COM, PASURUAN - Pemkab Pasuruan menetapkan SOP bagi Pondok Pesantren yang akan membuka kembali aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) menjelang diberlakukannya kebijakan new normal.

Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf mengatakan, ada beberapa kewajiban yang harus dilaksanakan oleh seluruh calon santri maupun santri lama yang akan berangkat maupun pada saat tiba di Pondok Pesantren.

Sebelum berangkat ke Pondok Pesantren, para santri maupun calon santri harus melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Pedagang Pasar Oro Oro Dowo Kota Malang Sudah Pakai Masker dan Face Shield saat Layani Pembeli

Bocah di Mojokerto Positif Virus Corona, Diduga Tertular dari Ibunya yang Lebih Dulu Terkonfirmasi

Car Free Day di Kota Malang Diliburkan Meski New Normal, Sutiaji Beri Peluang Jadwal Pembukaan

Irsyad Yusuf menjelaskan, isolasi ini harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab, yakni tidak keluar rumah.

"Apabila terpaksa keluar rumah karena ada kebutuhan darurat, maka wajib memakai masker, menghindari kerumunan dan tidak bersalaman dengan orang lain," kata dia, Minggu (31/5/2020).

Ia menyebut, setiap calon santri maupun santri yang akan kembali ke Pondok Pesantren harus membawa surat keterangan sehat dari Puskesmas setempat yang nanti diserahkan ke Pengurus Penerima Santri.

Saat tiba di Pondok Pesantren, setiap santri baru atau lama wajib melakukan isolasi mandiri di Pondok Pesantren dan tidak boleh keluar.

Santri juga wajib menerapkan protokol kesehatan, seperti rajin cuci tangan, pemakaian masker, hingga menjaga jarak.

Hal ini dilakukan sampai ada pengumuman Pemerintah tentang dicabutnya pandemi Covid-19 atau virus corona.

Teriak-Teriak di Jalanan, Pria ini Bikin Gaduh Warga Kediri, Dilaporkan Warga ke Satpol PP

Ia menjelaskan, setiap orang tua santri diwajibkan untuk mengawasi dan membantu para anaknya selama isolasi di rumah.

Halaman
123
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved