New Normal di Madura

Hadapi Fase New Normal, ASPRIM Siapkan SOP Pariwisata di Madura Berbasis Protokol Kesehatan Covid-19

Asosiasi Pariwisata Madura (ASPRIM) mempersiapkan kebijakan dan strategi untuk menghadapi New Normal Pariwisata, Senin (1/6/2020).

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Ketua Asosiasi Pariwisata Madura (ASPRIM), Ahmad Vicky Faisal. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Asosiasi Pariwisata Madura (ASPRIM) mempersiapkan kebijakan dan strategi untuk menghadapi fase New Normal Pariwisata, Senin (1/6/2020).

Ketua Asosiasi Pariwisata Madura, Ahmad Vicky Faisal mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyusun Standar Operasional Pelayanan (SOP) penerapan protokol Covid-19 terhadap pengunjung dan pengelola pariwisata di seluruh Madura untuk menghadapi tren New Normal Pariwisata.

Selain menyusun SOP, ia mengaku juga sedang menyusun strategi rencana pemulihan.

NEW NORMAL Segera Belaku, Seluruh Posyandu dan Puskesmas di Kota Malang Berikan Pelayanan Kesehatan

 

Riwayat Penularan Dua Ibu Menyusui di Tulungagung Positif Corona Covid-19 Masih Menjadi Teka-teki

Gubernur Khofifah Sebut Siswa Masuk Sekolah Mulai 2 Juni 2020, Pembelajaran Masih Dilakukan di Rumah

Strategi rencana pemulihan ini dilakukan bertujuan untuk membangun kepercayaan para customer, baik itu Domestik atau Mancanegara.

"Kita juga menyusun strategi promosi, baik promosi via konten digital pariwisata, kemudian juga menyusun promosi via famtrip atau pun Travel Mart," kata Ahmad Vicky Faisal kepada TribunMadura.com.

Pria yang karib disapa Vicky ini juga mengungkapkan, saat ini wisatawan sudah mulai berdatangan.

Namun, pemerintah di empat kabupaten se-Madura masih memberikan imbauan agar objek wisata untuk sementara waktu ditutup terlebih dahulu hingga waktu yang belum ditentukan.

"Pada intinya pemerintah belum juga memberikan kepastian. Tentunya ini untuk kebaikan kita bersama," ujarnya.

Tidak hanya itu, Ahmad Vicky Faisal juga mengutarakan, adanya pandemi Covid-19 ini, untuk sementara waktu, aktivitas pariwisata di empat kabupaten se-Madura dihentikan terlebih dahulu.

Rumah Milik Pasangan Suami Istri Tenaga Medis di Surabaya Dibobol Maling, Motor Honda Scoopy Raib

Pemudik yang Datang ke Trenggalek Disebut Bupati Mas Ipin Jadi Risiko Terbesar Penularan Covid-19

Khofifah Angkat Bicara Soal Mobil PCR Dikirim ke Tulungangung dan Sidoarjo yang Bikin Risma Marah

Ahmad Vicky Faisal mengaku, tidak bisa memprediksi kapan wisata di Madura akan mulai dibuka kembali.

Kemungkinan kata dia, kalau pemerintah sudah membahas SOP protokol Covid-19 persiapan pembukaan wisata, tidak lama lagi seluruh tempat wisata di Madura akan dibuka kembali.

"Momen lebaran seperti kemarin biasanya musim panen bagi pelaku usaha pariwisata," ucapnya.

"Namun karena adanya pandemi Covid-19 ini semua jadi berubah. Mereka tak dapat penghasilan lagi. Bahkan ada yang banting setir kerja dan buka usaha lain," tutupnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved