Breaking News:

New Normal di Banyuwangi

Pengasuh Pesantren di Kabupaten Banyuwangi Siap Terapkan Konsep New Normal Sambut Kedatangan Santri

Pengurus pesantren di Kabupaten Banyuwangi bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi siap terapkan konsep new normal.

Foto Humas Pemkab Banyuwangi
Para pengasuh pesantren, PCNU Banyuwangi, Pemkab Banyuwangi dan Polresta Banyuwangi telah bertemu di aula Kantor PCNU Banyuwangi, Minggu (31/5/2020). 

"Pesantren juga harus membentuk Satgas Penanganan Covid-19 dari unsur pengurus dan dewan asatidz yang telah dibekali dengan pelatihan dari Dinas Kesehatan maupun Puskesmas," terang dokter Rio, sapaan karibnya.

Di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Pesan Risma untuk Para Pelaku UMKM di Surabaya: Jangan Putus Asa

Warga Surabaya Jalani Swab dan Rapid Test di Taman Mundu Tambaksari, Targetkan Peserta 500 Orang

Katalog Promo Indomaret Terbaru 1 Juni - 15 Juni 2020, Hari Terakhir JSM dan Ada Beli 2 Gratis 1

Pengasuh PP. Al Anwari Kertosari, KH.Ahmad Sidiq mengaku, siap menerima santri baru dan santri lama sesuai dengan anjuran protokol kesehatan pencegahan virus corona.

"Sudah ada panduan dari PCNU, dengan pertemuan ini kami malah lebih jelas dan paham. Apalagi juga langsung difasilitasi dan disampaikan langsung dari pihak yang berkompeten," bebernya.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas turut menegaskan syarat pesantren bisa dibuka kembali asalkan memenuhi protokol kesehatan sebagaimana konsep new normal yang disepakati.

"Kami tidak ingin ada cluster pesantren sebagai tempat penyebaran Covid-19 di Banyuwangi. Ini memerlukan disiplin dari semua pihak," tegas Anas.

Dalam pertemuan tersebut, Abdullah Azwar Anas juga mengapresiasi inisiasi PCNU Banyuwangi dalam mengumpulkan para pengasuh pesantren untuk menerapkan new normal.

"Terima kasih atas inisiatif NU. Saat ini, kita memang harus saling support dalam menangani Covid-19. Tidak mungkin, pemerintah bergerak sendiri," ungkapnya.

Di ujung acara, para pengasuh, PCNU Banyuwangi, Bupati Banyuwangi dan Polresta Banyuwangi dan Askab Banyuwangi menyampaikan pernyataan sikap bersama. Pesantren siap menerapkan new normal dalam memulai aktivitas mendatang.

Hadir dalam pertemuan tersebut, tak kurang dari 35 pesantren.

Di antaranya adalah KH. Zainullah Marwan, KH. Abdul Ghofar, KH. Ali Hasan Kafrawi, KH. Husaini Hafiz, KH. Ruchin Abi Hidayat, KH. Achmad Siddiq dan sejumlah gus dari pesantren-pesantren di Banyuwangi.

Halaman
123
Penulis: Haorrahman Dwi Saputra
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved