Breaking News:

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas Paparkan Skema New Normal di Webinar Kemendagri & Kemenpan RB

Pemkab Banyuwangi tengah persiapan menyambut penerapan new normal di berbagai sektor daerah mulai pelayanan publik, pariwisata hingga keagamaan.

Penulis: Haorrahman Dwi Saputra | Editor: Elma Gloria Stevani
Istimewa
Bupati Banyuwangi Paparkan Skema New Normal di Webinar Kemendagri dan Kemenpan RB 

TRIBUNMADURA.COM, BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi tengah persiapan menyambut penerapan new normal di berbagai sektor daerah mulai pelayanan publik, pariwisata hingga keagamaan.

Persiapan tersebut dipaparkan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di jajaran Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pendayaagunaaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) lewat webinar yang digelar, Rabu (3/6/2020).

Webinar bertajuk New Normal Life yang digelar Kemenpan RB ini diikuti oleh Deputi Bidang Pelayanan Publik Diah Natalisa Kemenpan RB, Sesmenpan RB Dwi Wahyu, Wali Kota Surakarta, dan sejumlah kepala daerah di wilayah Indonesia.

85 Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Malang, Dinkes Waspadai Klaster Singosari

Netizen Ragukan Kebersihan Sarung Tangan yang Dipakai Petugas Rapid Test, Ini Jawaban Poliklinik BIN

Jalani Sidang Perdana Korupsi, Bupati Sidoarjo Nonaktif Saiful Ilah Merasa Dirinya Menjadi Korban

Bupati Anas mengatakan Banyuwangi menghadapi new normal ke depan, pihaknya terus menggali konsep tatanan kenormalan baru yang disesuaikan dengan daerah.

Sambil menunggu intruksi dari pemerintah pusat, Banyuwangi terus melakukan simulasi penerapan new normal di sejumlah sektor.

“Sambil jalan, aturan kami buat sambil terus simulasi, karena ini kan hal baru yang saat ini kita hadapi. Kami membaginya dengan tahapan  emergency, recovery, hingga penerapan new normal. Ini berlaku di sektor pelayanan publik, pariwisata, hingga tradisi keagamaan terus kami simulasikan untuk penyempurnaannya,” kata Anas saat menjadi narasumber dalam webinar tersebut.

Dicontohkan Anas, pelayanan publik di sejumlah desa mulai menyelenggarakan pelayanan dengan menggunakan protokol kesehatan ketat. Desa telah menetapkan kebersihan dan kesehatan sebagai standar utama new normal. Mulai dari petugas yang menggunakan masker dan pelindung muka, hingga standar kebersihan pelayanan yang terjaga.

“Pelayanan publik tidak boleh seterusnya berhenti. Memang sebagian bisa online, tapi sebagian tetap butuh kehadiran fisik. Secara bertahap kita mulai menyiapkan pelayanan publik menyambut era new normal ke depan. Intinya, kinerja petugas pelayanan publik tetap prima, tapi sekaligus protokol kesehatan terjaga,” kata Anas.

Demikian halnya di bidang pariwisata, Banyuwangi  juga mulai menyiapkan skema pelayanan bidang pariwisata secara bertahap. Banyuwangi bahkan telahmembuat timeline tahapan pemulihan sektor pariwisata daerah. Tahap awal, salah satu yang mulai disiapkan adalah sektor kuliner. Pemkab telah mengeluarkan pedoman penyelenggaraan bagi Restoran/Kafe/Rumah Makan.

”Kita ingin aman dari Covid-19 sekaligus ingin produktif agar ekonomi masyarakat pulih. Dengan adanya pedoman tersebut harapannya para pelaku kuliner telah siap saat new normal diberlakukan. Pedoman tersebut saat ini tengah disosialisasikan dengan gencar,” ujarnya.

Kapolres Pamekasan Tinjau Kampung Tangguh, Berikan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Ratusan Warga Tulungagung Urus Dispensasi Perjalanan, SIKM Jadi Syarat Masuk ke Berbagai Kota

Ibunda Ashraf Pulang ke Malaysia, Bawa Hadiah Spesial dari BCL dan Ucap Umi is not Saying Good Bye

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved