Breaking News:

Korupsi Bupati Sidoarjo

BREAKING NEWS - Jalani Sidang Perdana Korupsi, Bupati Sidoarjo Nonaktif Saiful Ngaku Jadi Korban

Bupati Sidoarjo nonaktif Saiful Ilah menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Surabaya, (3/6/2020).

TRIBUNMADURA.COM/M TAUFIK
Bupati Sidoarjo nonaktif Saiful Ilah saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Surabaya, Rabu (3/6/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Bupati Sidoarjo nonaktif Saiful Ilah menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Surabaya, Rabu (3/6/2020).

Mengenakan baju putih dan celana warna hitam, Saiful terlihat seksama menyimak jaksa KPK bergantian membacakan surat dakwaan kepada dirinya.

Dalam sidang ini, terdakwa Saiful Ilah didakwa pasal berlapis karena dianggap telah menerima uang Rp 550 juta secara bertahap dari dua kontraktor, Ibnu Gofur dan Totok Sumedi, untuk memenangkan tender sejumlah proyek infrastruktur di lingkungan Pemkab Sidoarjo .

Kapolres Pamekasan Tinjau Kampung Tangguh, Berikan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Era New Normal Naik Kereta Api Jarak Jauh, Penumpang Wajib Pakai Face Shield, Alatnya Disediakan KAI

Resmikan 16 Kampung Tangguh, Bupati Nganjuk Ingin Masyarakat Responsif Dalam Pencegahan Covid-19

"Uang tersebut sebagai hadiah dari Ibnu Gofur dan Totok Sumedi atas pemenangan beberapa paket pembangunan di Pemkab Sidoarjo tahun anggaran 2019," kata jaksa KPK Arif Suhermanto membaca dakwaannya.

Dalam kasus ini, Saiful Ilah didakwa melanggar Pasal 12 huruf c atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

"Saya dengar dan mengerti. Tapi dakwaan itu tidak benar pak hakim," jawab Saiful Ilah saat ditanya hakim Cokorda Gede Arthana, ketua majelis hakim dalam sidang di Pengadilan Tipikor yang berada di jalan Juanda.

Usai sidang, Saiful Ilah kembali menyatakan bahwa dirinya tidak bersalah dalam perkara ini. Ditemui Surya di ruang tahanan Pengadilan Tipikor Surabaya, Saiful merasa dirinya menjadi korban.

"Saya tidak pernah meminta-minta uang kepada kontraktor atau anak buah saya. Saya juga tidak pernah menyuruh siapapun untuk meminta uang," tegas Saiful.

Ketika petugas KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di rumah dinas bupati di kompleks Pendopo Sidoarjo, Saiful mengaku sedang berada di dalam rumah.

"Saya di dalam rumah. Petugas KPK sempat menanyakan tas hitam (berisi uang), tapi tas itu dibawa orang lain. Tidak ada pada saya. Saya digeledah juga tidak ada uangnya di saya," aku pria yang dua periode jadi Wakil Bupati dan dua periode menjabat Bupati Sidoarjo tersebut.

Zaskia Gotik Hamil Muda, Begini Upaya Sirajuddin Mahmud Menjaga Kehamilan Istri di Tengah Covid-19

Pasien Positif Covid-19 di Pulau Bawean Gresik Sempat Silaturahmi dengan Tetangga Saat Lebaran

Selama Arus Mudik Lebaran, Polres Trenggalek Tilang 11 Travel Gelap dari Surabaya, Sidoarjo & Malang

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved