Breaking News:

Virus Corona di Pamekasan

Upaya Cegah Covid-19, Kapolres Pamekasan Resmikan Tiga Kampung Tangguh, Sekaligus Beri Paket Sembako

Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari, melaunching sekaligus meresmikan 3 (tiga) Desa Kampung Tangguh

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari saat meresmikan tiga desa Kampung Tangguh di tiga desa wilayah Pamekasan, Kamis (4/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari, melaunching sekaligus meresmikan 3 (tiga) Desa ‘Kampung Tangguh’ di kabupaten setempat, Kamis (4/6/2020).

Tiga desa Kampung Tangguh yang diresmikan AKBP Djoko Lestari itu di antaranya di Desa Toket, Kecamantan Proppo, Desa Pangorayan, Kecamantan Proppo, dan Desa Sotaber, Kecamatan Pasean, Pamekasan.

Saat prosesi peresmian berlangsung, dihadiri oleh Komandan Kodim 0826 Pamekasan, Letkol Inf M Effendi, Wakil Bupati Pamekasan, Raja'e, PJU Polres Pamekasan serta dihadiri oleh jajaran Forpimka, meliputi Camat, Danramil, Kapolsek, Kepala Desa dan masyarakat setempat.

Usai meresmikan Kampung Tangguh itu, Kapolres Pamekasan juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako untuk warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Promo Indomaret Update 4 Juni 2020, Beli Banyak Lebih Hemat Jadi Rekomendasi dan Minyak Goreng Murah

Keuntungan yang Diterima Calon Jemaah Haji 2020 Jika Tak Tarik Dana BPIH, Jangan Lewatkan Manfaatnya

Cara Mudah Menarik Kembali Biaya Keberangkatan Ibadah Haji Calon Jemaah yang Gagal Berangkat 2020

Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari, mengatakan, 'Kampung Tangguh' ini merupakan upaya masyarakat Pamekasan dalam untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah setempat.

Ia mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh perangkat desa beserta masyarakat yang telah berperan aktif dalam pembentukan Kampung Tangguh.

"Tujuan didirikannya Desa kampung tangguh ini, supaya tangguh terhadap kesehatan, tangguh terhadap pangan, tangguh terhadap keamanan," kata AKBP Djoko Lestari kepada TribunMadura.com.

"Jadi selain Kampung Tangguh ini diperuntukkan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, juga bisa diberdayakan sebagai bentuk pengamanan Swakarsa," jelasnya.

Tidak hanya itu, AKBP Djoko Lestari juga meminta dukungan dan kerjasama dari seluruh masyarakat agar sama-sama bahu membahu dan gotong royong dalam berupaya untuk mencari solusi terhadap pencegahan Covid-19.

“Kita harus berupaya dan ikhtiar, salah satunya dengan cara membentuk kampung tangguh," ujarnya.

Lain dari hal itu, AKBP Djoko Lestari juga menjelaskan, dibentuknya kampung tangguh ini untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar selalu bergotong royong.

Kata dia, di Desa Kampung Tangguh ini ada beberapa divisi, mulai dari divisi keamanan, divisi kesehatan, divisi pangan dan divisi pemulasaran jenazah.

"Apabila semuanya berjalan Insya Allah mudah-mudahan desa ini akan tetap bertahan dengan zona hijau dalam artian tidak ada yang terkonfirmasi positif virus corona," doanya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved