Breaking News:

New Normal di Malang

Tempat Nongkrong dan Pasar di Kota Malang Bakal Dijaga Satgas Gabungan saat Masa Transisi New Normal

Personel Kodim 0833 Kota Malang, Polresta Malang Kota mengawasi pasar tradisional dan tempat tongkrongan anak muda saat masa transisi new normal.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/AFLAHUL ABIDIN
Ilustrasi - Novita Hardini, istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, ketika berbelanja bahan makanan di Pasar Bendo, Kecamatan Pogalan, Jumat (5/6/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Personel gabungan Kodim 0833 Kota Malang, Polresta Malang Kota, dan berbagai instansi samping lainnya akan mengawasi pasar tradisional di Kota Malang dan tempat nongkrong anak muda saat masa transisi new normal.

Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf. Tommy Anderson mengatakan, berdasarkan data evaluasi, hampir 80 persen baik masyarakat maupun pelaku usaha sudah menaati protokol kesehatan Covid 19.

"80 persen sudah menaaati protokol kesehatan Covid 19 di dalam pelaksanaan kegiatannya. Namun sisanya masih banyak yang belum menaati protokol kesehatan. Dan yang tidak menaati inilah yang selalu kami imbau untuk mematuhi protokol kesehatan Covid 19," ujarnya kepada TribunMadura.com, Minggu (7/6/2020).

Update Corona di Kabupaten Bojonegoro: Kasus Positif 63, Sembuh 13 Pasien, 11 Orang Meninggal

3 Lab PCR Periksa 390 Sampel Swab Setiap Hari, Satgas Covid-19 Kota Malang: Dikirim dari 7 Daerah

PROMO JSM Alfamart Minggu 7 Juni 2020 dan PROMO JSM Indomaret 7 Juni 2020, Buruan Tinggal Hari Ini!

Ia menjelaskan hal tersebut dilakukan agar dapat memutus rantai penyebaran Covid 19.

"Contohnya semisal 90 persen sudah menaati protokol kesehatan, namun sisanya yaitu 10 persen tidak menaati protokol kesehatan. Maka akan percuma, tetap saja penyebaran Covid 19 terus terjadi. Jadi kami betul betul minta pengertian, pemahaman, dan disiplin masyarakat menaati protokol kesehatan Covid 19," jelasnya.

Dirinya menerangkan bahwa tidak ada penambahan personel di masa perpanjangan transisi New Normal.

"Kalau personel tetap, tidak ada penambahan. Mungkin pergeseran fokus saja. Karena kami melihat baik mal maupun pusat perbelanjaan secara umum sudah tertata sistem protokol kesehatan Covid 19. Maka untuk sekarang atensi kami adalah pasar tradisional, termasuk tempat tempat tongkrongan anak muda," bebernya.

Apalagi saat ini, untuk area pasar tradisional juga telah menjadi atensi baik dari Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jatim, dan Pangdam V Brawijaya.

Jelang Kembalinya Santri, Khofifah Siapkan Ponpes Lirboyo Kediri Jadi Percontohan Pesantren Tangguh

Jadwal Acara TV Trans TV Indosiar Net TV Minggu 7 Juni 2020, Ada Drama Korea Legend of The Blue Sea

Ramalan Zodiak Minggu 7 Juni 2020, Taurus Sangat Sibuk, Cancer Punya Peluang Pindah ke Rumah Baru

"Dimana perlu adanya penekanan kondisi terkait kepatuhan protokol kesehatan Covid 19 di pasar tradisional. Sehingga diharapkan dapat menjamin kesehatan dan keamanan baik penjual maupun pembeli," tambahnya.

Dirinya pun juga menambahkan bahwa selama masa transisi, pihaknya hanya melakukan sosialisasi dan mendisiplinkan masyarakat.

"Oleh karenanya keberadaan anggota TNI - Polisi di tempat keramaian intinya hanya mengimbau. Dimana sifatnya sangat persuasif seperti masyarakat tak memakai masker, kami imbau lalu kami berikan masker. Lalu di tempat keramaian tidak ada physical distancing, maka akan kami imbau. Jadi sebenarnya pendekatan yang kami lakukan bukan bersifat reward dan punishment, tetapi lebih kepada sosialisasi dan edukasi masyarakat," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved