Breaking News:

Terminal Purabaya Beroperasi

Bus AKAP & AKDP Kembali Beroperasi di Terminal Purabaya, Penumpang Wajib Bawa Surat Keterangan Sehat

Kepala Terminal Purabaya, Imam Hidayat menyampaikan bahwa terminal kembali melayani perjalanan antarkota dan antarprovinsi (AKAP) mulai hari ini.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD ZAIMUL HAQ
Kondisi terminal Purabaya, Bungurasih, Sidoarjo yang masih sepi, Selasa (9/6). Hanya PO bus Mira Eka yang beroperasi karena sudah memenuhi protokol kesehatan. 

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO - Kepala Terminal Purabaya, Imam Hidayat menyampaikan bahwa terminal bus yang terletak di Bungurasih, Waru, Sidoarjo ini kembali dibuka untuk melayani bus antar kota antar provinsi ( AKAP) dan bus AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi mulai hari ini, Selasa (9/6/2020).

Hal ini menyusul berakhirnya perpanjangan larangan mudik Lebaran kemarin, Minggu (7/6/2020).

Larangan mudik sedianya berlaku pada 24-31 Mei 2020, namun kemudian diperpanjang hingga 7 Juni 2020.

Imam Hidayat selaku Kepala Terminal Purabaya mengatakan, dibukanya terminal mengacu setelah Surabaya dan Sidoarjo resmi menghentikan penerapan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB..

"Kalau dari Permenhub  PerhubunganPermenhu b 25/2020) Tentang Pengendalian Mudik sudah berakhir per 7 Juni kemarin tapi SK belum turun, jadi ini mengacu dari new normal," kata Imam kepada TribunMadura.com, Selasa (9/6/2020).

PSBB Surabaya Raya Berakhir, Pangdam V Brawijaya: Atasi Covid-19 Tidak Perlu Pakai Drama

Mengenal Reisa Broto Asmoro, Dokter Cantik yang Bergabung Jadi Jubir Tim Gugus Tugas Covid-19

New Normal Pandemi Covid-19, Pabrik Gula Pesantren Baru Kota Kediri Terapkan Protokol Kesehatan

Seluruh armada dari AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) dan AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi sudah diizinkan mengangkut penumpang.

"Semua bisa yang penting memenuhi syarat protokolnya," ujar Imam.

Peraturan itu misalnya untuk sopir, kernet hingga kondektur harus memiliki surat keterangan sehat. Selain itu, mereka wajib menggunakan masker, sarung tangan dan menerapkan jarak pada penumpang.

Selain itu, jika bus akan berangkat, Imam mewajibkan perwakilan PO menyemprot bus menggunakan disinfektan.

"Bus kalau akan berangkat harus ada yang menyemprot (disenfektan), yakni dari perwakilan perusahaan," imbuhnya.

Kendati demikian, dari pantauan di lokasi, kondisi terminal ini masih sepi. Di lajur keberangkatan terlihat hanya 3 armada jurusan Surabaya-Solo yang bersiap memberangkatkan penumpang.

"Sebetulnya dari pagi sudah ada banyak bus yang mulai datang, cuma karena tidak memenuhi persyaratan saya keluarkan dari terminal," ucapnya.

4 Kabupaten di Madura dengan Angka Kesembuhan Covid-19, Sampang Penyumbang Terbesar di Urutan Kedua

Ramalan Zodiak Selasa 9 Juni 2020, Aquarius Sibuk, Cancer Beri Perhatian Khusus pada Orang Tercinta

Ramalan Zodiak Cinta Selasa 9 Juni 2020, Kehidupan Cinta Aries Diam di Tempat, Taurus Luangkan Waktu

Sementara untuk penumpang di terminal juga masih sepi. Hanya ada satu dua penumpang yang hendak naik bus.

Dalam kesempatan itu, Imam Hidayat dan petugas terminal lainnya tengah mensosialisasikan kepada para penumpang untuk membawa surat keterangan sehat.

"Sebelumnya penumpang kan hanya diwajibkan pakai masker sekarang ada penambahan surat sehat. Tapi selama ini surat sehat baru sosialisasi, tapi mungkin ke depannya kalau kesini lagi harus bawa surat sehat," imbuhnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved