Breaking News:

Virus Corona di Pamekasan

Sering Dicium Tetangga, Bayi Berusia 35 Hari ini Terinfeksi Virus Corona, Keadaannya Memprihatinkan

bayi berusia 35 hari di Kabupaten Pamekasan terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19.

singularityhub.com
ilustrasi - Sering Dicium Tetangga, Bayi Berusia 35 Hari ini Terinfeksi Virus Corona, Keadaannya Memprihatinkan 

"Sanggup tidak keluarganya atau ibunya pakai baju Hazmat selama 24 jam? Jadi kesulitannya di situ," urainya.

Syaiful juga memastikan, kalau saat ini kondisi ibu si bayi dalam keadaan sehat.

Serta semua keluarga pasien bayi tersebut sedang dilakukan tracing (pelacakan) untuk mengetahui dari mana pasien bayi itu tertular virus corona.

Namun Syaiful menduga, pasien bayi ini tertular dari tetangga sekitarnya saat menjenguk si bayi ketika lahir.

Sebab, berdasar pengakuan ibunya, sewaktu pasien bayi ini lahir, banyak tetangga sekitar dan familinya yang datang untuk menjenguk.

Bahkan ada yang sempat mencium dan membopong bayi tersebut.

"Ya namanya bayi pasti banyak orang megang saat lahir, masih lucu-lucunya kan. Selain dipegang juga dicium, jadi penularannya melalui itu," bebernya.

Menurut Syaiful, berdasar peta sebaran Covid-19 di Pamekasan, Kecamatan Tlanakan, yang merupakan tempat tinggal pasien bayi ini berasal, menjadi wilayah pasien positif virus corona yang paling banyak, termasuk juga PDP Covid-19.

Di Kecamatan Tlanakan, kata dia juga padat penduduknya, sehingga sangat wajar bila si pasien bayi itu juga ikut tertular.

"Penyebaran dan penularan pasien positif Covid-19 di Kecamatan Tlanakan ini cukup tinggi dibandingkan dengan kecamatan lainnya," ungkapnya.

Bahkan kata Syaiful, dalam menangani pasien bayi positif Covid-19 ini, lebih berat dibandingkan merawat pasien dewasa positif Covid-19.

Menurut dia, bila pasien yang positif Covid-19 orang dewasa bisa dikunci kamar isolasinya.

Namun berbeda dengan pasien positif Covid-19 seorang bayi, yang perlu pengawasan ekstra setiap jamnya.

"Sampai ada Ikatan Dokter Anak itu mewanti-wanti jangan sampai ada bayi atau pasien anak yang terjangkit virus corona, karena kasihan dan perawatannya juga harus ekstra," peringatnya.

Sementara ini, kata Syaiful, pasien bayi tersebut akan dilakukan swab ke dua, pada Senin 15 Juni 2020 hari ini.

Bila nanti hasil swab keduanya sudah keluar, lalu dinyatakan negatif virus corona, maka pasien bayi tersebut akan langsung dipulangkan.

"Selama Covid-19 mewabah di Pamekasan, sudah ada 3 kasus pasien anak yang dinyatakan terjangkit positif virus corona, 1 bayi dan 2 anak-anak," ucapnya.

"Yang pasien anak sudah ada yang meninggal dunia, serta 1 pasien anak sisanya masih dirawat di rumah sakit sedang menunggu hasil swab kedua," tutupnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved