Satu Keluarga Meninggal Karena Corona
Puskesmas Tambelangan dan Robatal Sampang Ditutup selama Sepekan Setelah Dokternya Positif Covid-19
Penutupan layanan Puskesmas Tambelangan dan Puskesmas Robatal Kabupaten Sampang dilakukan sementara waktu.
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama
TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Dua Puskesmas di Kabupaten Sampang, Madura, ditutup sementara.
Kedua Puskesmas di Kabupaten Sampang yang ditutup itu, yakni Puskesmas Tambelangan dan Puskesmas Robatal.
Layanan Puskesmas Tambelangan dan Puskesmas Robatal ditutup selama tujuh hari ke depan.
• Pasangan Suami Istri Sama-Sama Terinfeksi Virus Corona, Dua Puskesmas di Sampang Ditutup Sementara
• Dokter di Sampang Meninggal Dunia Terinfeksi Virus Corona, Tertular dari Orangtua yang Berstatus PDP
• Tenaga Kesehatan di Jawa Timur yang Terpapar Virus Corona Capai 175 Orang, 6 Di Antaranya Meninggal
"Jadi mulai Senin depan akan kembali dibuka," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Sampang, Agus Mulyadi kepada TribunMadura.com, Senin (15/6/2020).
Agus Mulyadi menjelaskan, penutupan Puskesmas Tambelangan dan Puskesmas Robatal itu dilakukan setelah ada tenaga medis di sana yang terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19.
Tenaga medis yang terinfeksi virus corona itu merupakan pasangan suami istri berinisial D (34) laki-laki dan E (32).
Bahkan, D dinyatakan meninggal dunia RS Unair Surabaya pada 14 Juni 2020.
Ia menambahkan bahwa menutupan pelayanan kesehatan ini hanya di tingkat Puskesmas, sedangkan Polindes tetap berjalan.
Sebab, tempat kerja dari dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut hanya di wilayah Puskesmas.
"Mudah-mudahan dengan adanya upaya ini dapat memutus penyebaran Covid-19 di Sampang," pungkas dia.
• Masih Ada Masyarakat yang Tak Percaya Keberadaan Virus Corona, Padahal Sudah Banyak Makan Korban
• Pelanggar Aturan New Normal di Surabaya Diberi Sanksi Terguran, Berbeda dari Sidoarjo dan Gresik
Sebelumnya, diberitakan, satu keluarga asal Kabupaten Sampang itu meninggal dunia secara beruntun akibat virus corona.
Ada tiga anggota keluarga yang meninggal dunia karena&