Berita Tulungagung

Puluhan Warga Tulungagung Masih Bandel Nongkrong di Warung Kopi saat Jam Malam, Kena Razia Satpol PP

Ada 31 warga yang terjaring razia penegakkan aturan jam malam di Kabupaten Tulungagung.

Penulis: David Yohanes | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/DAVID YOHANES
Kabid Penegakkan Perda dan Perbup Satpol PP Tulungagung, Artista Anindya memberi arahan ke warga yang terjaring razia jam malam, Senin (15/6/2020) 

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Petugas gabungan dari Polres, Satpol PP, dan TNI melakukan razia penegakkan aturan jam malam di Kabupaten Tulungagung, Senin (15/6/2020) malam.

Mereka menyasar deretan warung kopi yang ada di kawasan wisata kuliner Pinggir Kali ( Pinka ), Kabupaten Tulungagung.

Hasilnya, ada 31 warga yang terjaring dan mendapatkan peringatan saat razia berlangsung.

Pasien Virus Corona di Malang Masih Keluyuran, Penyebaran Covid-19 Terbesar dari Klaster Keluarga

Buat Geger Warga Malang, Pria ODGJ Terbaring di Depan Minimarket, Diduga Mengalami Kelelahan

Bank BUMN Jadi Klaster Baru Virus Corona di Tulungagung, Satu Pasien Tulari hingga 13 Orang Lainnya

"Mereka terdiri dari 21 orang yang sudah dewasa dan sudah punya KTP, serta 10 masih usia pelajar," kata Kabid Penegakkan Perda dan Perbup Satpol PP Tulungagung, Artista Anindya, Selasa (16/6/2020).

Artista Anindya mengatakan jika semua warga yang terjaring mendapat peringatan tertulis.

Peringatan sekaligus menjadi peringata terakhir buat mereka.

Jika ada yang melanggar lagi, maka mereka akan diarahkan untuk mendapat sanksi sosial.

"Jika terjaring lagi, mungkin akan kami arahkan untuk bersih-bersih fasilitas umum," kata Artista Anindya.

"Bisa ke terminal atau stasiun," tegas Genot, sapaan karibnya.

Razia ini sekaligus respon lonjakan pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Tulungagung.

Angka Kematian Pasien Virus Corona di Surabaya Didominasi Punya Komorbid Diabetes Mellitus

Sebelumnya Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 mengumumkan 41 pasien baru, pada Senin (15/6/2020) malam.

Sedangkan pada Jumat (12/6/2020) GTPP mengumumkan tambahan 27 pasien baru.

"Selama status jam malam belum dicabut, maka razia akan terus dilakukan. Kami akan tegakkan aturan jam malam," ucap Genot.

Genot meminta masyarakat untuk patuh dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

Selain itu yang paling penting, hindari kerumunan dan tetap menjaga jarak.

Tidak ketinggalan memakai masker setiap kali beraktivitas di luar rumah.

"Semua harus disiplin agar Tulungagung cepat memutus mata rantai penularan Covid-19," pungkas Genot. (David Yohanes)

Lagi, Satu Keluarga di Malang Terinfeksi Virus Corona, Angka Penambahan Kasus Covid-19 Pecah Rekor

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved