Breaking News:

Kecelakaan Dump Truk Vs Toyota Calya

Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Dump Truk Muatan Pasir Sirtu dan Mobil Toyota Calya di Sampang

Dump truk bermuatan pasir sirtu itu menghantam sebuah mobil Toyota Calya warna putih nopol W 1814 TN.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
kecelakaan di Jalan Jamaluddin Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (18/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG – Sebuah dump truk bermuatan pasir sirtu mengalami kecelakaan di Jalan Jamaluddin, Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (18/6/2020) sore.

Dump truk bermuatan pasir sirtu itu menghantam sebuah mobil Toyota Calya warna putih nopol W 1814 TN.

Kanit Laka Lantas Polres Sampang, Ipda Eko Puji Waluyo menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu.

BREAKING NEWS - Dump Truk Muatan Pasir Sirtu Hantam Mobil Toyota Calya di Sampang

Uang Koin Rp 1000 Kelapa Sawit Viral Dijual Seharga Puluhan Juta, Kolektor Ungkap Harga Sebenarnya

Janji Temu Siswi SMP dan Cowok Kenalan Berakhir Pilu, Sang Gadis Disetubuhi 4 Pemuda Bergiliran

Kecelakaan di Desa Gunung Maddah, Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (18/6/2020) sore.
Kecelakaan di Desa Gunung Maddah, Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (18/6/2020) sore. (TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA)

Hanya saja, mobil Toyota Calya yang dikendarai warga Kabupaten Pamekasan berinisial ND mengalami ringsek pada bagian depannya.

Ipda Eko Puji Waluyo memperkirakan jika kerugian akibat kecelakaan itu sekitar Rp 25 juta.

“Pengendara Toyota Calya yakni, ND mengalami luka ringan,” kata Ipda Eko Puji Waluyo kepada TribunMadura.com, Jumat (19/6/2020).

Kecelakaan bermula saat dump truk bermuatan pasir sirtu plat nomor M 8320 UN melaju dari arah selatan ke utara.

Dump truk yang dikendarai pemuda 16 tahun bernama Tomi itu melaju secara ugal-ugalan.

Sesampainya di lokasi, dump truk tak bisa dikuasai hingga menghantam mobil Toyota Calya dari arah berlawanan.

Lebih lanjut, ia menyarankan khusus bagi para orang tua agar menjaga putra-putranya yang belum cukup umur untuk mendapatkan SIM atau melarang mengemudikan kendaraan.

Hal itu dilakukan agar meminimalisir adanya peristiwa yang tidak diinginkan salah satunya kecelakaan tersebut.

“Bila sudah terjadi kecelakaan pastinya sangat merugikan diri sendiri dan pengguna jalan lain, terlebih taruhannya adalah nyawa,” pungkasnya.

Ekonomi Seret saat Masa Pandemi, Suami ini Nekat Jual Istri ke Pria Lain, Diringkus di Kamar Hotel

Pengunjung Tempat Hiburan Malam di Surabaya Terjaring Razia Satpol PP, Abaikan Protap Kesehatan

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved