Breaking News:

Virus Corona di Bangkalan

Cek Persebaran Corona di Bangkalan via Aplikasi Anti Covid-19, Bisa Konsultasi Kesehatan Jarak Jauh

Polres Bangkalan menggandeng Dinas Komunikasi dan Informasi mewujudkan Aplikasi Analisa, Tracking, dan Informasi (Anti) Corona

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangkalan menyaksikan simulasi dari Ruang Kontrol Aplikasi Anti Covid-19 di Lantai II Gedung Graha SPKT Polres Bangkalan, Selasa (23/6/2020) 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Polres Bangkalan menggandeng Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), dan Dinas Kehatan Kabupaten Bangkalan dalam mewujudkan Aplikasi Analisa, Tracking, dan Informasi (Anti) Corona.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengungkapkan, peluncuran aplikasi Anti Covid-19 ini didasarkan atas pengamatan dan evaluas terhadap pengelolaan data sebaran Covid-19 yang kurang pas.

"Selama ini data mentah yang diolah dan dirilis kurang maksimal. Sehingga dari hari ke hari, upaya-upaya kuratif dan upaya langkah intervensi kami hanya dasarkan ada kacamata data output rilis," ungkap AKBP Rama Samtama Putra.

Katalog Promo Alfamart dan Indomaret Rabu 24 Juni 2020: Promo Detergen, Susu Bayi hingga Bonus Pulsa

Perjuangan Berliku Calon Pengantin Ingin Menikah di Tengah Pandemi, Terpaksa Ganti Konsep Acara

40 Pasien RSUD dr Soegiri Lamongan Dipindahkan ke RS Darurat Covid-19, Jalan Disemprot Disinfektan

AKBP Rama Samtama Putra menjelaskan, aplikasi Anti Covid-19 dilengkapi beberapa fitur yang di satu sisi menguntungkan dalam sistem data base sebaran.

"Mulai dari data ODR, ODP, OTG, maupun PDP bahkan mereka yang terkonfirmasi positif sudah kami ciptakan sebaran dalam bentuk google map," jelasnya.

Sehingga, pihaknya bisa mengevaluasi dalam bentuk grafik terhadap titik-titik episentrum atau pusat penyebaran Covid-19 untuk menentukan langkah-langkah kuratif sebagai upaya pencegahan.

"Sehingga dari satu kesatuan sistem ini, diharapkan upaya kami lebih terarah. Kami bisa melakukan langkah-langkah percepatan kembali guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19," paparnya.

AKBP Rama Samtama Putra memaparkan, dalam aplikasi Anti Covid-19 dilengkapi Fitur Konsultasi, Nomor Informasi Penting yang bisa didownload masyarakat maupun petugas.

Sehingga membantu petugas gugus tugas dan masyarakat yang terdampak ataupun masyarakat yamg masuk kategori OTG, ODR, ODP, maupun PDP yang dalam masa karantina atau isolasi mandiri.

Melalui fitur konsultasi, lanjutnya, mereka bisa secara real time melalui video call atau SMS berkonsultasi kesehatan kepada petugas yang nomornya sudah kami input.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved