Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Perjuangan Berliku Calon Pengantin Ingin Menikah di Tengah Pandemi, Terpaksa Ganti Konsep Acara

Inilah curhat pilu calon manten di Surabaya mau nikah saat pandemi. Sempat stres dan deg-degan. Konsep acarapun terpaksa diganti.

Shutterstock.com
Pesta pernikahan 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Ujian mental calon pengantin bertambah.

Setelah perjalanan panjang mempersiapkan momen pernikahan, namun hal itu hilang seketika disapu badai pandemi.

Ini dialami Kharisma Adinda Putri Pamungkas, kelahiran Surabaya, 24 tahun silam.

"Aku udah rencanakan jauh-jauh hari bakal ada resepsi pernikahan, pengennya berkesan meski gak mewah. Minimal ada momen yang  bisa diinget dengan cara-cara adat Jawa gitu," kata Kharis.

40 Pasien RSUD dr Soegiri Lamongan Dipindahkan ke RS Darurat Covid-19, Jalan Disemprot Disinfektan

Ramalan Zodiak Cinta Rabu 24 Juni 2020, Taurus Ada Masalah Menumpuk Dalam Hubungan, Cancer Harmonis

2 Tempat Wisata Batu dan 30 Hotel Dibuka Saat Transisi New Normal, Penuhi Syarat Protokol Kesehatan

Namun, ia terpaksa membatalkan berbagai rencana yang sudah dibuatnya bersama pasangan.

"Ya mau gimana lagi, pas PSBB tahap II kemarin, udah komunikasi sama vendor, katering sama gedung juga. Intinya, ini bukan hanya persoalan saya dan pasangan. Tetapi, negara yang sudah mengatur kalau belum memungkinkan ada perkumpulan banyak orang seperti resepsi," paparnya.

Rencana pernikahan Kharis yang bakal digelar 22 Juli nanti terpaksa berganti konsep, seiring aturan baru Pemkot Surabaya mengenai protokol kesehatan pelaksanaan hajatan.

Ramalan Zodiak Rabu 24 Juni 2020, Scorpio Persoalan Lama Muncul Kembali, Aquarius Introspeksi Diri

Pasien Covid-19 di Sidoarjo Bisa Gunakan Hak Suara di Pilkada Serentak 2020, Ada TPS Khusus

Jadwal Acara TV Rabu 24 Juni 2020 ANTV GTV TRANS TV NET TV RCTI SCTV TRANS 7, Ada Film The Grey

"Semula di gedung, diganti syukuran sederhana di rumah. Tamu pun tak lebih dari 100 orang," ungkap Kharis, yang sangat stres dan deg-degan dengan persiapan pernikahannya.

Kharis berharap, situasi di Surabaya semakin membaik.

"Ya semoga aja aman-aman. Yang penting ikuti aturan protokol kesehatan. Insyallah aman," harapnya.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved