Virus Corona di Malang
Pasien Covid-19 Diajak Ikut Senam Pagi hingga Program Healing, Cegah Rasa Bosan di Tempat Karantina
Pasien virus corona Covid-19 di Kota Malang diajak senam pagi, program healing, dan lain sebagainya.
Penulis: Mohammad Rifky Edgar | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Pemkot Malang melakukan sejumlah persiapan menjelang pasien positif virus corona Covid-19 menempati gedung karantina milik Pemprov Jatim di Jalan Kawi, Kota Malang.
Persiapan yang dilakukan Pemkot Malang tersebut di antaranya, dengan mempersiapkan sarana dan prasarana penunjang bagi pasien positif virus corona.
Satu di antaranya ialah program lanjutan yang akan diterapkan setelah pasien tersebut telah berada di tempat karantina.
• Rumah Sakit Saiful Anwar Malang Tetap Terima Pasien Covid-19 Meski Ruang Isolasi Hampir Penuh
• Pencuri Motor di Kota Malang Ditembak Polisi, Berusaha Melawan dengan Pisau saat Ditangkap
• Beli Emas 5 Gram Seharga Rp 3.4 Juta Pakai Uang Palsu, Warga Malang Ditangkap Polres Pamekasan
Seperti melakukan treatment dengan melakukan senam pagi, program healing, dan lain sebagainya.
"Itu telah kami siapkan semuanya. Agar nantinya pasien tidak bosen selama menjalani isolasi mandiri di sini," ucap Direktur Utama RSUD Kota Malang, dr Umar Usman, Jumat (3/7/2020).
Treatment lain yang juga akan dilakukan ialah dengan membuat grup-grup sebaya sesama pasien.
Mereka nantinya akan diarahkan agar nantinya dapat meningkatkan imunitas tubuh mereka serta menghilangkan trauma.
"Seperti healing, itu kami juga menempatkan konsultan psikiater. Dengan kami membuat grup sebaya itu agar mereka bisa ngobrol bareng dan curhat," ucapnya.
dr Umar menambahkan, pasien yang nantinya menjalani isolasi mandiri di gedung karantina ini harus pasien yang dapat merawat dirinya sendiri.
• Pemuda Surabaya ini Dilaporkan ke Polisi oleh Temannya Sendiri, Nekat Bawa Kabur Motor setelah Ngopi
• Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19 di Kediri, Ada 27 Pasien Baru Virus Corona dari 7 Klaster Berbeda
Agar nantinya mereka tidak menambah beban petugas di rumah sakit. Terutama rumah sakit rujukan yang saat ini sedang overload.
Dengan adanya gedung karantina ini diharapkan dr Usman para pasien dan tenaga kesehatan dapat menjadi lebih tenang.
Yang harapannya bisa menguatkan imunitas pasien, mental yang bisa menyembuhkan pasien positif corona.
"Memang kami RSUD yang ditugaskan Pemkot Malang dalam menangani rumah karantina ini. Kami akan berusaha semaksimal mungkin agar dapat menekan pertumbuhan Covid-19 di Kota Malang," tandasnya.