Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Perawat RS Unair Tertular Covid-19 Punya 4 Komorbid, Meninggal Dunia setelah Dirawat selama 13 Hari

Perawat Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya itu dikabarkan meninggal dunia usai terpapar virus corona Covid-19.

YOUTUBE/Paper Crafts-Art
ilustrasi - Perawat RS Unair Tertular Covid-19 Punya 4 Komorbid, Meninggal Dunia setelah Dirawat selama 13 Hari 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Perawat dari Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya meninggal dunia, Kamis (23/7/2020) pagi.

Kabarnya, perawat Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya itu meninggal dunia itu usai terpapar virus corona Covid-19.

Perawat dari Rumah Sakit Universitas Airlangga berusia 28 tahun itu diketahui bernama Nova Eka Twenty Putri. 

Kisah Pria Surabaya Beli Hewan Kurban Pakai Uang Koin, 11 Tahun Kumpulkan Uang Receh setelah Menikah

Pantai Pasir Putih dan Pantai Prigi Jadi Wisata di Trenggalek Paling Diminati Sejak Dibuka Kembali

Puluhan Remaja di Surabaya Diamankan Polisi, Manfaatkan Tren Bersepeda Jadi Ajang Balap Liar

Dirut RS Unair, Prof Nasronudin mengatakan, perawat itu meninggal setelah menjalani perawatan hingga 13 hari.

"Perawatan hari ke 13, jadi segala upaya sudah dilakukan," kata Prof Nasronudin.

"Aneka macam obat yang seharusnya diberikan, diberikan semua tidak ada satu pun yang tertinggal," sambung dia.

"Upaya spirutual (berdoa) juga sudah diupayakan, tapi akhirnya hari ini Allah SWT berkehendak lain," lanjutnya.

Selain terinfeksi virus corona, Nasron mengatakan, perawat itu memiliki komorbid.

Layanan Tatap Muka Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Jatim Dihentikan, Dialihkan Lewat WhatsApp

Bahkan, perawat tersebut memiliki empat penyakit penyerta. 

"Jadi sebenarnya beliau termasuk pasien yang mempunyai banyak komorbid," ungkap dia.

"Ada obesitas, asma, hipertensi, kencing manis," ujarnya. 

Sementara itu, saat disinggung tenaga kesehatan tersebut bisa terpapar virus corona, Nasron mengaku belum bisa memastikannya.

"Sebenarnya kerjanya ditetapkan di area hijau non-Covid-19. Jadi memang kenanya belum tentu kena di RS, bisa di luar RS," pungkas Nasron.

Warga Pademawu Terdampak Covid-19 Dapat Bantuan Sembako dan Obat Herbal dari Kapolres Pamekasan

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved