Breaking News:

Berita Sampang

Hotel Wisata Camplong Kembali Beroperasi, Jumlah Karyawan di Sampang yang Dirumahkan Berkurang

Hotel Wisata Camplong menyusul Hotel Bahagia dan Hotel Semilir, yang lebih dulu kembali beroperasi.

cruisesafely.com
ilustrasi - Hotel Wisata Camplong Kembali Beroperasi, Jumlah Karyawan di Sampang yang Dirumahkan Berkurang 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUADURA.COM, SAMPANG - Jumlah karyawan dirumahkan akibat pandemi virus corona Covid-19 di Kabupaten Sampang, Madura, kembali berkurang.

Itu dibuktikan setelah Hotel Wisata Camplong di Kecamatan Camplong kembali beroperasi.

Hotel Wisata Camplong menyusul Hotel Bahagia dan Hotel Semilir, yang lebih dulu kembali beroperasi. 

Nenek Resah Tahu Kelakuan Mengejutkan Cucu di Kamar, Sampai Datangi Tetangga Karena Sudah Tak Kuat

Porprov Jatim VII Digelar 2022, Pembinaan Atlet Kontingen Disiapkan KONI Sampang Jauh-Jauh Hari

Ayah di Surabaya Pasrah Dimassa, Terpergok Curi Ponsel Warga untuk Biaya Pengobatan Anak

General Manager Hotel Wisata Camplong, Bambang Setiadi mengatakan, ada 36 karyawan dari bidang hotel dan pariwisata yang dirumahkan sebelumnya.

Kini, ke 36 karyawan itu kembali bekerja dengan sistem jam kerja bergantian atau shift, dengan waktu 10 hari kerja dalam 1 bulan.

"Separuh karyawan dari hotel maupun wisata bergantian," ujarnya kepada TribunMadura.com, selasa, (28/7/2020).

"10 hari kerja 20 hari kemudian libur, terus secara bergantian," sambung dia.

Bambang Setiadi mengaku, diberlakukannya sistem shift karena saat ini hotel maupun wisata di Camplong masih sepi.

Sebab, kegiatan Pemerintah Kabupaten sampang yang biasanya menggunakan hotel camplong untuk sarana rapat masih belum normal.

Lagi Kerja Bakti, Warga Madiun Temukan Mayat Bayi di Tumpukan Sampah, Polisi: Sudah Nggak Berwujud

Janda Miskin Penerima BPNT Dapat Beras Berkutu, Ngaku Takut Tak Terima Bantuan Lagi Jika Protes

"Biasanya hotel wisata Camplong digunakan untuk rapat tapi, saat ini masih sepi karena pandemi covid-19," terangnya.

Sementara, Kasi Hubungan Perindustrian Diskumnaker Sampang, Heru mengaku, masih belum mengetahui kapan perusahaan sepatu UD Suramadu kembali memperkerjakan karyawannya.

Ia mengaku masih berkoordinasi dengan Perusahaan Sepatu UD Suramadu dan menunggu dari pusat yang ada di Kabupaten Sidoarjo untuk keputusan kembali memperkerjakan karyawannya kembali.

"Untuk karyawan yang dirumahkan di Perusahaan Sepatu milik UD Suramadu sebanyak 190 orang," pungkasnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved