Virus Corona di Malang

Geliat Wisata Air Terjun Coban Jahe Jabung Kabupaten Malang di Tengah Pandemi Virus Corona

Tempat wisata air terjun Coban Jahe di Kabupaten Malang mulai bergeliat kembali, setelah sempat ditutup akibat pandemi Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Wisata air terjun Coban Jahe, Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Sektor pariwisata di Kabupaten Malang mulai bergeliat kembali, setelah sempat ditutup akibat pandemi Covid-19.

Kini, pengelola pariwisata bersiap terapkan kebiasaan baru kunjungan wisata

Sepert halnya di wisata air terjun Coban Jahe, Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

"Sekarang masih uji coba, jadi sambil menunggu izin pembukaannya secara resmi kami lakukan pembersihan dan perbaikan disini (Coban Jahe),” ujar Pengelola Coban Jahe, Hadi Suyitno ketika ditemui, Selasa (4/8/2020).

Hadi menerangkan, pengelola telah memberikan fasilitas penunjang protokol kesehatan. 

Penampilan Istri Hotman Paris Agustianne Marbun Saat Rayakan Ulang Tahun, Sederhana Bersama Keluarga

Kisah Ponari Dukun Cilik, Sempat Sulit Tidur Menjelang Pernikahannya hingga Gugup Saat Ijab Kabul

VIDEO Detik-detik Ledakan Dahsyat di Kota Beirut Lebanon, Mirip Tragedi Hiroshima, Seketika Hancur

"Seperti tempat cuci tangan, banner peringatan Covid 19. Bangku tempat duduk juga diberi jarak," beber Hadi.

Situasi wabah corona memaksa pekerja di wisata Coban Jahe memutar otak agar dapat mendapat penghasilan.

"Jumlahnya ada 40 orang yang mencari nafkah di sini. Seluruhnya merupakan warga sekitar yang tidak punya mata pencaharian lain,” terang Hadi.

Hadi mengarahkan para pekerja Coban Jahe melakukan pekerjaan lain.

“Seperti penjaga loket, kini mereka harus tanam bunga. Lalu, mencangkul. Mending begitu dari pada nggak dapat penghasilan sama sekali,” terang Hadi.

Pria yang memiliki kebun singkong dan kayu ini membayar pekerjanya secara harian. Satu orang mendapat upah sebesar Rp 35 ribu perhari.

“Kami mampunya memberikan gaji segitu. Mereka pun kadang tidak bekerja penuh, hanya setengah hari saja," tutur Hadi. 

Coban Jahe kini telah menerima kunjungan. Namun masih sepi. Sektor yang diandalkan kali ini pada penjualan kuliner.

"Jadi ada bakso dan cemilan lainnya mereka (pengunjung) makan di rumah pohon dengan panorama hutan pinus," kata Hadi.

Penghasilan dari sektor kuliner itu digunakan untuk biaya perawatan sarana dan prasarana di Coban Jahe.

Update Harga HP Oppo Awal Agustus 2020: Oppo A31, Oppo A1k, Oppo A92, Oppo Find X2 hingga Oppo Reno3

Siapkan Aksi 1,5 Juta Masker, Bupati Malang Sebut Belum Ada Klaster Penularan Covid-19 di Industri

7 Artis Ini Pernah Jadi Anggota Paskibraka 17 Agustus, Joko Anwar, Pasha Ungu hingga Inul Daratista

“Dulu sebelum pandemi saat akhir pekan ada 2500 sampai 3000 pengunjung. Sekarang hanya 100 an saja. Masih sepi," tutupnya.

Di sisi lain, Camat Jabung, Hadi Sucipto menuturkan sebagian besar wisata air terjun di wilayahnya  saat ini dilakukan uji coba pembukaan.

Wisata air terjun itu yakni, Coban Jahe di Desa Pandansari Lor, Coban Siuk dan Coban Sisir di Desa Taji, juga Coban Jodo dan Coban Jidor di Desa Ngadirejo.

"Protokol kesehatan pengelolanya sudah disiplin. Namun, pengunjungnya yang masih harus terus diingatkan disiplinnya. Saat di loket pakai masker. Lalu saat di air terjun gak pakai masker,” terang Hadi Sucipto.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved