Listrik di Madura Padam
Listrik Padam Total di Madura, Warga Trauma Insiden Berkepanjangan Tahun 1999 Kembali Terulang
Madura pernah mengalami masa 'kegelapan' selama tiga bulan pada tahun 1999 silam.
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Terjadinya black out atau pemadaman listrik secara total di empat kabupaten di Madura, yaitu Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, dan Kabupaten Sumenep, sempat membuat trauma sejumlah warga.
Listrik padam di Madura terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Namun tidak berselang lama, listrik kembali menyala pada pukul 14.00 WIB.
Kendati demikian, black out sempat membuat sejumlah warga trauma.
• BREAKING NEWS - Listrik di Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep Madura Mendadak Padam
• Listrik di Wilayah Madura Padam, PT PLN Ungkap Ada Gangguan di SUTT Sukolilo-Kenjeran
• Pemadaman Listrik Serentak Terjadi di Madura selama Hampir 1 Jam, PLN Dalami Penyebabnya
Pasalnya, Madura pernah mengalami masa 'kegelapan' selama tiga bulan pada tahun 1999 silam.
"Tadi sempat terngiang dan khawatir kejadian listrik padam berkepanjangan kembali terulang," kata Muksin, warga Kabupaten Pamekasan kepada Surya ( grup TribunMadura.com ).
"Tapi alhamdulillah tidak sampai lama, listrik sudah kembali menyala," ungkap dia.
Hal senada disampaikan pemilik Kandang Kopi Zainul Urung, warga Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan.
"Wah gawat kalau sampai padam seperti dulu, sepertinya saya harus beli mesin genset," singkatnya.
Seperti diketahui, awal listrik padam selama tiga bulan di Madura terjadi pada 19 Februari 1999.
Hal itu disebabkan terjadi gangguan terhadap dua saluran kabel 150 kV bawah laut di Selat Madura.
• Jaringan Listrik di Seluruh Madura Padam, Tegangan Listrik di Pamekasan sudah Kembali Normal
• Hijau dan Rindang, Sejumlah Makam di Kota Malang Ditanami Pohon Coklat, Ada yang Sampai Berbuah
Dua saluran kabel bertegangan tinggi itu merupakan penyuplai aliran listrik ke Pulau Madura dari Pulau Jawa.
Santer diberikan, dua saluran kabel 150 kV tersebut terputus karena terseret jangkar sebuah kapal. Sepuluh tahun sebelum berdirinya Jembatan Suramadu.
"Iya, kami juga ketar-ketir takut rusak lagi kabel yang melewati Jembatan Suramadu," kata Manajer Unit Layanan Pelanggan PLN Bangkalan Pangky Yonkynata A.
"Alhamdulillah sudah normal sekarang," ungkap dia.
Pangky menjelaskan, informasi sementara yang diterima padamnya listrik kali ini dikarenakan terjadi ganggungan pada sisi penghantar 150.000 Volt di Kenjeran, Surabaya.