Breaking News:

Guru SMP Positif Covid

Dinas Pendidikan Lumajang Pastikan Guru Sambang Siswa Tak Disetop Meski Ada Guru Positif Covid-19

Dinas Pendidikan memastikan akan tetap melanjutkan program guru sambang siswa di Kabupaten Lumajang.

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Dokumentasi saat berlangsungnya Gusam di Lumajang. 

TRIBUNMADURA.COM, LUMAJANG - Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang merespons adanya kasus virus corona Covid-19 yang telah menular ke kalangan guru.

Meski terdapat kasus guru terpapar virus corona, Dinas Pendidikan memastikan akan tetap melanjutkan program guru sambang siswa di Kabupaten Lumajang.

Program guru sambang siswa  ini dinilai dapat menjadi salah satu solusi atas merespon keluhan yang sering disampaikan wali murid dan siswa saat mengikuti pembelajaran daring.

BREAKING NEWS - Guru SMP di Lumajang Positif Virus Corona, Sempat Melakukan Perjalanan dari Malang

Program Gusam Siswa Berjalan, Guru SD di Lumajang Diduga Terpapar Virus Corona: Punya Gejala Serupa

Suasana Mencekam di Puskesmas Tanjung Bumi Bangkalan, Teriakan Petugas Medis hingga Lumuran Darah

"Selama ini kan belajar daring ada keterbatasan dan muncullah masalah," kata Agus Salim Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, saat dihubungi, Minggu (9/8/2020).

"Maka ini lah Gusam menjawab semua permasalahan di masyarakat," sambung sia.

Kata Agus, sejak munculnya gusam di Kabupaten Lumajang, banyak warga yang merespon program ini dengan positif. 

Namun, ia mengakui ada sebagaian masyarakat menilai metode ini memiliki risiko penyebaran virus.

"Alhamdulillah sejak launching 28 Juli lalu publik merespon positif," kata dia.

"Saya akui program ini belum sempurna. Evaluasi pasti, kebijakan apapun sing wapik (yang bagus) pasti ada yang pro kontra," sambungnya,

"Tapi bagaimana pun ini langkah yang kongkrit karena bagaimanapun dasar anak belajar wajib dipenuhi," ucapnya.

Aktivitas Terakhir Terduga Teroris Sebelum Ditangkap Densus 88 di Malang, Saksi: Ada Sebuah Kardus

Berniat Bantu Kenalan Jual Motor, Warga Pamekasan ini Justru Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

"Dan saya kira semua kegiatan di masa new normal ini berpotensi penyebaran corona tapi kalau kita menjaga diri menjalankan protokol kesehatan ketat Insya Allah aman," imbuhnya.

Untuk memastikan keamanan itu, pihaknya pun selalu mengimbau para guru agar saat melakukan tugas Gusam untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Ada SOPnya guru dan siswa. Jika ada wilayah yang dianggap berbahaya maka kami tak akan membuka Gusam di tempat tersebut," tutur dia.

"Prinsipnya kesehatan dan keselamatan harus diutamakan. Insya Allah para guru sudah paham. Di WA pun selalu koordinasi dan evaluasi dan kami gak boleh lengah," pungkasnya.

300 Warga Kabupaten Bondowoso Jalani Rapid Test di Alun-Alun, Satu Orang Dinyatakan Reaktif

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved