Breaking News:

Berita Pamekasan

Program Pengabdian Masyarakat, Mahasiswa UMM Ciptakan Pojok Baca di Desa Larangan Luar Pamekasan

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan Program Pengabdian Masyarakat di Desa Larangan Luar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang akan melakukan Program Pengabdian Masyarakat (PMM) Baktimu Negeri di Desa Larangan Luar, Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan, Madura saat berfoto di depan rumah khas Madura Taneyan Lanjhang, Senin (10/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan Program Pengabdian Masyarakat (PMM) Baktimu Negeri di Desa Larangan Luar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura.

PMM tersebut, akan mereka melakukan mulai 10 Agustus - 10 September 2020.

Koordinator PMM Kelompok 28, Vira Vanessa Priyanka Putri, mengaku memilih Desa Larangan Luar, Kabupaten Pamekasan karena memiliki potensi yang sangat menarik untuk diangkat dan dikembangkan.

Maling Motor asal Surabaya Tercebur Parit, Dikepung Warga Sidoarjo, Malah Ditinggal Kabur Temannya

10 Tenaga Kesehatan dan Kepala Puskesmas Positif Covid-19, Puskesmas Trowulan Mojokerto Tutup 7 Hari

Guru Sambang Siswa SD di Lumajang Positif Covid-19, Dinkes Langsung Tracing Siswa dan Pihak Keluarga

Vira Vanessa Priyanka Putri di tempat tersebut akan melakukan sejumlah kegiatan bersama tiga rekannya.

Yaitu, Samantha Bella Puri Bahesa, Ismun Thoyibatun Deby N, dan Faiza Binar Kristal, yang semuanya adalah mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi semester 7 Universitas Muhammadiyah Malang.

"Kami mengambil tema Pendampingan Pemanfaatan Kearifan Lokal Desa Larangan Luar dalam Masa New Normal," kata Vira Vanessa Priyanka Putri kepada TribunMadura.com.

Perempuan yang akrab disapa Vira ini juga mengungkapkan, selama beberapa bulan ke depan, ia bersama kelompoknya akan menempati salah satu rumah di komplek hunian khas Madura Taneyan Lanjhang yang merupakan wisata budaya di Kabupaten Pamekasan.

Ke depan, program yang akan dilakukan oleh kelompoknya, yaitu sosialisasi adaptasi kebiasaan baru, pembagian hand sanitizer dan sabun cuci tangan, mewujudkan pojok baca sebagai salah satu kampanye literasi, pembuatan majalah dan video promosi guna memaksimalkan potensi yang ada.

Status Tanggap Darurat Covid-19 Bangkalan Diperpanjang, Kegiatan Berjalan Sesuai Protokol Kesehatan

Kapolres Pamekasan Peringati Anggotanya Tak Lakukan Kesalahan Apa Pun yang Bisa Merusak Citra Polri

51.081 Tenaga Kerja di Jatim Terdampak Covid-19, Gubernur Siapkan Strategi Pemulihan Ekonomi

Sementara itu, Kepala Desa Larangan Luar, AH. Farisi menyambut baik kehadiran mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang melaksanakan pengabdian masyarakat di wilayah kepemimpinannya.

"Terima kasih atas kepercayaan UMM. Kami menyambut baik kegiatan PMM ini sebagai bagian dari wujud kepedulian UMM terhadap pelestarian dan pengembangan wisata budaya khususnya Taneyan Lanjhang di era pandemi Covid-19," katanya.

Farisi berharap, Universitas Muhammadiyah Malang akan terus mengirimkan mahasiswanya untuk PMM di Desa Larangan Luar.

"Harapan kami semoga ke depan dapat terjalin kerjasama yang baik antara Desa Larangan Luar dengan UMM," harapnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved