Berita Gresik

Pipa Bocor karena Proyek Ducting, Pelanggan PDAM Gresik Kesulitan Air Bersih, Air Meluber ke Jalan

Air menggenanangi Simpang empat dekat Gedung Nasional Indonesia (GNI) Jalan Pahlawan, Gresik, Selasa (18/8/2020).

Penulis: Soegiyono | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/SOEGIYONO
Akibat kebocoran pipa PDAM, air menggenangi jalan Simpang empat dekat Gedung Nasional Indonesia (GNI) Jalan Pahlawan, Gresik, Rabu (19/8/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Air menggenanangi Simpang empat dekat Gedung Nasional Indonesia (GNI) Jalan Pahlawan, Gresik, Selasa (18/8/2020).

Air  tersebut berasal dari kebocoran pipa perusahaan daerah air minum (PDAM).

Kejadian tersebut menyebabkan pelanggan tidak mendapatkan suplai air bersih.

Direktur Utama PDAM Giri Tirta Kabupaten Gresik, Siti Aminatus Zahriyah, mengatakan, kebocoran pipa PDAM tersebut akibat proyek ducting untuk instalasi kabel bawah tanah.

Daftar Lengkap 8 Hari Cuti Bersama, Ada Pengganti Idul Fitri 1441 H, ASN Libur 11 Hari Akhir Tahun

Sinopsis Drama Korea Hyde Jekyll Me Episode 3 di Trans TV, Hyun Bin Lain Muncul Sebagai Penyelamat

Siap Menikah Muda di Usia 22 Tahun, Begini Kriteria Wanita Idaman Rizky Febian, Mau Daftar?

"Di depan GNI pipa bocor akibat pengaruh dari proyek ducting," kata wanita yang akrab disapa Risa itu.

Namun, Risa tidak menjelaskan secara rinci, akibat proyek ducting terhadap pelanggan yang terdampak pelayanan air bersih.

Sementara itu, warga Kelurahan Sidokumpul yang juga pelanggan air PDAM, Syafiki, mengatakan, sudah sepekan air PDAM tidak mengalir.

Ia pun memilih memakai air sumur untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Syafiki menjelaskan, air bersih sangat dibutuhkan masyarakat.

Dia juga berharap ada layanan air bersih keliling untuk warga, sebab warga rutin membayar tiap bulan.

"Sudah sepekan ini air PDAM tidak mengalir. Terpaksa pakai air sumur. Padahal, jika telat bayar, kita juga didenda," kata Syafiki.

Kumpulan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 H, Bisa Dikirim ke WhatsApp, Instagram & FB

GEGER Ular Sanca Kembang 4 Meter di Kebun Tebu Bikin Resah Warga Madiun, Ditangkap & Dibawa ke BPBD

Kabupaten Lumajang Masuk Zona Oranye, Sekolah Luar Biasa Gelar Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved