Breaking News:

Berita Bondowoso

Bondowoso Berpotensi Dilanda Angin Puting Beliung, Warga Diminta Pangkas Pohon Tinggi dan Rimbun

Hujan mengguyur wilayah Kabupaten Bondowoso kala puncak musim kemarau yang jatuh pada Agustus 2020.

SURYAMALANG.COM/HAYU YUDHA PRABOWO
ilustrasi - Bondowoso Berpotensi Dilanda Angin Puting Beliung, Warga Diminta Pangkas Pohon Tinggi dan Rimbun 

TRIBUNMADURA.COM, BONDOWOSO - Kabupaten Bondowoso mengalami musim kemarau basah.

Berdasar keterangan BMKG, wilayah Kabupaten Bondowoso diguyur hujan beberapa hari terakhir.

Hujan mengguyur wilayah Kabupaten Bondowoso kala puncak musim kemarau yang jatuh pada Agustus 2020.

Muncul Klaster Covid-19 di Perkantoran dan Praktik Dokter di Kota Blitar, Pekerja Diminta Waspada

Kapolres Pamekasan Dimutasi, Jabatan AKBP Djoko Lestari Digantikan AKBP Apip Ginanjar, Ini Sosoknya

Pamekasan Masuk Musim Kemarau, BPBD Siapkan Regulasi Siaga Darurat dan Tanggap Darurat Kekeringan

Ketua Pelaksana BPBD Bondowoso, Kukuh Triatmoko mengatakan, Kabupaten Bondowoso diguyur hujan saat musim kemarau berjalan.

Kondisi ini, kata dia, diprediksi bakal berlanjut hingga Oktober 2020 mendatang.

"Kendati hujan masih dinyatakan dalam musim kemarau. Kondisi ini disebut kemarau basah," katanya, Kamis (20/8/2020).

Dia menyebutkan, itensitas hujan di musim kemarau dipastikan rendang hingga sedang.

Karena itu, potensi datangnya banjir terbilang sangat kecil.

"Masih ada hujan di musim kemarau. Akan tetapi, hujan diprediksi hanya sesaat," sebutnya.

Selain bencana kekeringan, lanjut Kukuh, dalam kemarau basah, masyarakat diimbau untuk mewaspadai terjadinya angin puting beliung.

Wilayah Malang Raya Diguyur Hujan Beberapa Kali saat Memasuki Musim Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

Puncak Musim Kemarau Belum Tiba, Puluhan Desa di Sampang Madura Alami Kekeringan Kritis

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved