Kisah Bambu Runcing yang Ditakuti Tentara Jepang, Efektif Saat Menyerang dan Pertahankan Kemerdekaan
Kisah perjuangan pahlawan kemerdekaan tak lepas dari senjata bambu runcing. Senjata bambu runcing menjadi senjata khas para pejuang Indonesia
Karena lelah dan kecapaian, Bung Karno terkena malaria.
• Harga Oppo Sambut Awal September 2020, Mulai Oppo A5, Oppo A31, Oppo Reno Hingga Oppo Find X
• Meski Kerap Dianggap Stres, Penjual Cilok Berpakaian Jas ini Akui Omzetnya Naik, Begini Alasannya
• Hobi Unik Ahmad Faruq asal Driyorejo Gresik, Melepas Burung ke Alam Bebas Demi Sebuah Kenyamanan
Dirinya lantas beristirahat di rumah dan dijaga oleh barisan pemuda bersenjatakan apa saja, termasuk bambu runcing.
Wajar, pengawalan Bung Karno kala itu amat ketat karena serdadu Jepang diperintahkan oleh Sekutu agar Indonesia tak boleh merdeka sebelum mereka datang.
Esok harinya datang lima anggota polisi Jepang yang terkenal kejam dan brutal (Kempeitai) untuk menemui sekaligus bermaksud membawa Bung Karno ke kantor Kempeitai.
Oleh Kempeitai, Bung Karno dianggap telah bersalah karena memproklamasikan kemerdekaan RI secara sepihak.
Sesampainya di rumah Bung Karno, kelima Kempeitai itu hendak membawa beliau ke kantornya untuk membatalkan kemerdekaan Indonesia.
Barisan pemuda pengawal Bung Karno marah akan hal ini.
Mereka kemudian mengepung kelima polisi Jepang itu dengan mengacungkan golok, kapak, cangkul dan tak lupa bambu runcing.
Kempeitai auto ketakutan ketika pemuda menghunus bambu runcing, apalagi kalau sampai tertusuk maka habislah sudah, pikir mereka.
Tak perlu menunggu lama, kelima Kempeitai langsung lari terbirit-birit, kabur dan tak sudi lagi berurusan dengan para pejuang Indonesia bersenjatakan bambu runcing.
• September Ceria Trending Twitter, Simak Lirik dan Chord Gitar September Ceria dari Vina Panduwinata
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/bupati-sleman-sri-purnomo-dan-para-veteran-menancapkan-bambu-runcing-di-museum-jogja-kembali.jpg)