Berita Sampang

Santunan Rp 15 Juta Korban Meninggal Karena Covid-19, Baru 9 Ahli Waris Terverifikasi di Sampang

Baru sembilan ahli waris keluarga korban meninggal dunia akibat Covid-19 yang melengkapi data persyaratan santunan Rp 15 juta.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kabid Bansos dan Parlinsos Dinas Sosial Sampang, Erwin, Selasa (8/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Dinas Sosial Sampang mengajukan data sejumlah korban meninggal dunia akibat Covid-19 ke Pemprov Jatim.

Nantinya, data itu akan menjadi patokan ahli waris keluarga korban meninggal dunia akibat Covid-19 untuk mendapat uang santunan sebesar Rp 15 juta.

"Korban covid-19 di Sampang ada 13 orang," kata Kabid Bansos dan Parlinsos Dinas Sosial Sampang, Erwin, Selasa (8/9/2020).

Cara Klaim Santunan Rp 15 Juta Ahli Waris Korban Meninggal Covid-19, Pastikan Sudah Lapor Dinsos

Warga yang Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Dapat Santunan Kematian Rp 15 Juta, Ini Syaratnya

Dua Bakal Calon Kepala Daerah di Jawa Timur Positif Covid-19 setelah Tes Swab di RSUD Dr Soetomo

"Data itu dari Dinkes Sampang dan RSUD dr Mohammad Zyn Sampang," sambung dia.

Kata Erwin, dari belasan korban meninggal dunia karena Covid-19 tersebut, baru sembilan nama yang datanya sudah lengkap.

"Jadi yang diajukan ke pemerintah provinsi untuk mendapatkan bantuan ada sembilan orang, sedangkan sisanya datanya masih belum lengkap," terangnya.

Dijelaskan, untuk syarat menerima santunan para ahli waris harus menyediakan surat kematian asli, surat pernyataan dari Dinkes setempat serta Puskesmas menyatakan meninggal karena Covid-19.

Dua Pegawai Kantor Bank Bukopin Cabang Malang Positif Covid-19, Layanan Kantor Dialihkan Sementara

Pasien Sembuh Covid-19 di Ponorogo Bertambah, Warga Diminta Berpikir Positif untuk Tingkatkan Imun

Selain itu, menyertakan, Kartu Keluarga (KK), kartu penduduk ahli waris, dan nomor rekening ahli waris, serta surat domisili dari kelurahan atau pemdes setempat.

"Untuk melengkapi syarat itu harus dilakukan oleh ahli waris sendiri," ucap Erwin.

Terpisah, Ketua Pansus Covid-19 DPRD Sampang, Moh. Iqbal Fathoni menanggapi agar bantuan tersebut tepat sasaran dan tidak ada pemotongan terkait jumlah Rp 15 juta kepada para ahli waris.

"Bantuan Ini murni untuk korban dampak pandemi Covid-19, bukan bantuan seperti bisa. Jadi, saya harapkan tidak ada pemotongan di dalamnya," tambah dia.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved