Berita Sidoarjo

Pengelola Kafe ini Kaget Didenda Rp 5 Juta saat Terjaring Razia Karena Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Sanksi denda itu diberikan kepada pengelola kafe lantaran tidak menjalankan protokol kesehatan.

Penulis: M Taufik | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/M TOVIC
Sidang di tempat kepada para pelanggar protokol kesehatan, Senin (14/9/2020). 

"Ini warning keras bagi semua pihak. Agar lebih tertib dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaean covid-19," tandas Zaini.

Selain pengelola resto dan cafe, dalam razia gabungan TNI, Polri dan Satpol PP juga menjaring warga yang sedang nongkrong di cafe, warung, resto, dan sebagainya.

Termasuk pengguna jalan yang tidak memakai masker, semua dibawa oleh petugas.

Mereka juga langsung disidang di tempat. Sanksinya, ada yang didenda Rp 150 ribu, ada yang sampai Rp 200 ribu, tergantung pelanggaran yang mereka lakukan.

"Mayoritas, warga yang terkena razia itu tidak pakai masker," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji yang juga ikut terjun langsung dalam razia ini.

"Padahal kita sudah berulang kali sosialisasi dan memgingatkan agar semua selalu pakai masker, jaga jarak, dan disiplin menjalankan protokol kesehatan," sambung dia.

Operasi yustisi itu sendiri dimulai sekira pukul 20.00 WIB.

Sampai tengah malam, petugas terus menyisir berbagai tempat di Sidoarjo. Dan semua yang ketahuan melanggar, langsung ditindak.

"Kegiatan ini akan masif kita lakukan setiap hari. Penindakan tegas ini dilakukan agar masyarakat jera dan tidak melanggar protokol kesehatan," lanjut Sumardji.

Sebelum sanksi denda diberlakukan, petugas gabungan juga sudah berulang kali menggelar razia serupa.

Hukumannya pun beragam, mulai membersihkan makam, menyapu jalan, hingga berdoa di makam korban covid-19 tengah malam.(ufi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved