Breaking News:

Berita Lumajang

Kekecewaan Bupati Lumajang Tahu Anak Muda Jadi Pelanggar Protokol Kesehatan: Saya Harap Lebih Peduli

Operasi yustisi penegakan protokol kesehatan digelar Pemerintah Kabupaten Lumajang. Para pelanggar didominasi anak muda.

TRIBUNMADURA.COM/TONY HERMAWAN
Sejumlah anak muda terjaring operasi yustisi protokol kesehatan di Lumajang langsung menjalani sidang di tempat, Selasa malam (15/9/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, LUMAJANG - Operasi yustisi digelar Pemerintah Kabupaten Lumajang.

Dari operasi yustisi penegakan protokol kesehatan, ditemukan para pelanggar dan didominasi anak muda. 

Setidaknya selama satu jam melakukan razia, ada puluhan kaum milenial terjaring petugas karena tak mengenakan masker saat melintasi Jalan Suwandak.

Bahkan dari pantauan di lokasi, sejumlah pemuda juga turut diamankan oleh tim pemburu pelanggar protokol kesehatan dari jajaran Polres Lumajang karena tak membawa masker saat nongkrong di warung kopi.

Melihat keadaan ini, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq pun mengaku kecewa.

Kasatreskrim Polres Pamekasan Diganti, Kapolres Pamekasan Harap Bisa Mengemban Amanah Sebaik-Baiknya

Katalog Promo Alfamart Rabu 16 September 2020, Diskon Daia Rp 27.900 dan Minyak Goreng 2L Rp 24.700

Daftar Promo Indomaret Rabu 16 September 2020, Diskon Harga Shampoo, Sabun hingga Detergen Rinso

Jadwal Acara TV Hari Rabu 16 September 2020 di RCTI SCTV GTV Kompas TV TVRI Trans TV Trans7 MNCTV

"Ya rata-rata yang melanggar adalah anak muda padahal saya berharap anak mudanya yang lebih care. Tapi nyatanya malam ini tidak," ungkap Thoriqul Haq, Selasa malam (15/9/2020).

Meskipun ada operasi yustisi, namun pihaknya belum menerapkan sanksi denda uang. Melainkan saat ini hanya sebatas teguran lisan saja.

 "Ini pra yustisi, jadi malam ini (15/9) kami melakukan penegakkan aturan Inpres No 6 tahun 2020 terkait aturan menggunakan masker. Pelanggar tadi sudah kami sidang di tempat untuk penyampaian peringatan dan ini adalah tindak pidana ringan," ucapnya.

Thoriqul Haq menambahkan, operasi yustisi akan terus berjalan terus selama dua minggu.

Dan dari hasil operasi yustisi ini nantinya akan dijadikan bahan evaluasi untuk bahan pertimbangan kebijakan pelonggaran ataupun pengetatan kembali kegiatan kemasyarakatan di Kabupaten Lumajang.

"Ini akan kita lanjutkan hingga bisa dipastikan masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan," pungkasnya.

Sementara itu, Ridho satu di antara pemuda yang diamankan mengaku maskernya tertinggal di rumah.

 "Ya lupa biasanya bawa," ujarnya.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved