Berita Sumenep
Ayam Bekisar Hadapi Kepunahan Karena Banyak Diminati, Warga Budidayakan Ayam Bekisar Khas Kangean
Saat ini ayam bekisar mulai susah ditemukan dan bahkan populasinya sudah berkurang disebabkan satwa asli pulau Kangean itu sudah banyak diambil
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Pulau Kangean Sumenep, Madura Jawa Timur (Jatim) dikenal dengan adanya 'Ayam Bakisar atau bekisar (ayam hutan), namun satwa yang terbilang puluhan juta harganya ini mulai teramcam punah dengan situasi sekarang.
Itulah sebabnya, warga kepulauan mulai lakukan penangkaran bekisar.
Selama ini, ayam bekisar dari Kangean diakui banyak orang sebagai bekisar terbaik.
Salah satu warga Kecamatan Kangayan, Busani bercerita jika saat ini ayam bekisar mulai susah ditemukan dan bahkan populasinya sudah berkurang disebabkan satwa asli pulau Kangean itu sudah banyak diambil orang-orang dari luar pulau.
"Ayam bekisar Kangean ini susah sekarang, karena sering diambil di hutan," ucapnya saat bincang - bincang dengan TribunMadura.com, Kamis (17/9/2020).
• Dituntun Mimpi, Abdul Ghani Nekat Gali Sumur di Dekat Rumahnya, ada Banyak Benda Kuno Ditemukan
• Larangan Masker Scuba Bikin Pedagang Masker Resah, Warga: Pakai Masker Salah, Tidak Pakai Juga Salah
• Benda Kuno Peninggalan Dinasti Ditemukan Abdul Ghani, Berkat Tuntunan Mimpi, ada Potensi Wisata
Dari itulah katanya, sebagian warga setempat mengembangbiakkan ayam bekisar dengan cara ternak silang.
Caranya dengan mengeramkan telur bekisar pada ayam betina kampung dan dipisah saat telur menetas.
Pola ini akan membantu populasi ayam bekisar bertambah lebih cepat.
"Ada sebagian warga sini melakukan penangkaran, diternak dengan ayam betina kampung," katanya.
Ayam hutan ini kata sebagian warga pulau Kangean lainnya, sangat diminati oleh orang - orang luar daerah, misalnya Bali dan Banyuwangi.
Karena keunggulan ayam bekisar Kangean manyangkut ragam bulu dan kemerduan suaranya.
Kegemaran orang terhadap ayam bekisar, selain untuk dipelihara di rumah-rumah juga untuk diikutkan dalam lomba kemerduan suara bekisar.
Dalam lomba ini yang dinilai adalah keranya, lengkingan serta kemerduan, penampilan fisik dan keindahan bulu serta bentuk tubuh secara utuh.
Camat Kangayan, Pulau Kangean Sumenep, H. Mohammad Hosen membenarkan dan ayam unik tersebut saat ini memang perlu adanya penangkaran ayam bekisar dengan harapan kedepan tidak punah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/ayam-bekisar-ayam-hutan-asli-pulau-kangean-sumenep-yang-ditunjukkan.jpg)