Berita Malang
Ngaku Polisi, Dua Pria ini Cegat Remaja dan Tuduh Naik Motor Ugal-Ugalan Lalu Rampas Kendaraannya
Dua pria itu mengaku sebagai polisi dan merampas sepeda motor Supra X 125 korbannya.
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Dua remaja laki-laki di Kota Malang menjadi korban aksi perampasan motor.
Kedua korban yaitu AN (15) dan AP (15) saat itu berboncengan naik sepeda motor Supra X 125 nopol N 3493 DK.
"Sekitar pukul 19.45 WIB, anak saya dan keponakan saya itu mau pulang ke rumah usai potong rambut," kata ayah AN, Jainal Arifin (36) kepada TribunMadura.com, Minggu (20/9/2020).
• Pencuri Simpan Uang Curian di Celana Dalam, Warga Jijik Tak Ada yang Mau Ambil Barang Bukti Kasus
• Terdengar Suara Ledakan Diikuti Listrik Padam, Warga Berhamburan Keluar Rumah, Kaget saat Tahu
• Pamit Buang Air Besar di Laut, Kardi Malah Ditemukan Tewas Terapung, Teman Korban Beri Kesaksian
"Saat berada di sebuah jalan di daerah Lemah Duwur, Kelurahan Sitirejo, Kec. Wagir, tiba-tiba motor yang dikendarai anak saya itu dicegat oleh dua orang pria tak dikenal yang memakai sepeda motor Honda Beat Street," ujarnya.
Kedua pria yang merupakan pelaku itu mengaku sebagai polisi.
Mereka lantas menuduh korban, bahwa korban naik sepeda motor ugal ugalan serta tidak memakai helm.
Korban pun kemudian hendak menelepon Jainal Arifin, dan meminta agar permasalahan itu diselesaikan secara kekeluargaan.
Namun salah satu pelaku mengancam korban, dengan memperlihatkan sebuah pistol.
Pelaku itu meminta kepada korban, untuk menuruti keinginan dari pelaku.
Kedua pelaku menyuruh korban untuk ikut ke Polresta Malang Kota.
• Nasib Tragis DPO Nyemplung ke Sungai Hindari Kejaran Polisi, Sempat Datangi Istri yang Terakhir Kali
• 4 Pemuda Madura Buat Konten Viral Lecehkan Gerakan Salat Berjemaah, Rekam Momen Memalukan di Musala
Karena ketakutan, korban pasrah saja dan menuruti pelaku.
"Anak saya dibonceng pelaku naik motor milik pelaku. Sedangkan satu pelaku lainnya membonceng keponakan saya naik motor Supra X 125 tersebut," tambahnya.
Oleh pelaku, korban justru diajak berkeliling wilayah Kota Malang.
Sesampainya di Jalan Halmahera, kedua korban disuruh turun dari motor.
Usai turun dari motor, pelaku meminta kedua korban untuk mengeluarkan HP nya.