Breaking News:

Virus Corona di Pamekasan

Operasi Yustisi di Cafe Pamekasan, Personel Gabungan Temukan Puluhan Pengunjung Tak Pakai Masker

Petugas gabungan menggelar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan di sejumlah cafe Pamekasan, Madura, Selasa (22/9/2020) malam.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Personel gabungan saat mendatangi pengunjung yang kedapatan melanggar protokol kesehatan di salah satu cafe di Pamekasan, Madura, Selasa (22/9/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Petugas gabungan yang terdiri dari personel TNI, Polri, dan Satpol PP menggelar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan di sejumlah cafe Pamekasan, Madura, Selasa (22/9/2020) malam.

Sebelum operasi itu dimulai, personel gabungan ini terlebih dahulu melakukan apel persiapan.

Apel malam itu dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Pamekasan, AKP Didik Sugiarto.

4 Cara Mencairkan Insentif Kartu Prakerja via Online, Peserta Program Kartu Prakerja Perlu Baca Ini!

Lebih dari 10 Kasus Hubungan Seksual di Luar Nikah Menimpa Anak SMA Selama Pandemi di Pamekasan

Pilkada Sumenep 2020, Masing-Masing Cabup dan Cawabup Dapat Pengawal Pribadi dari Polres Sumenep

Ia didampingi KBO Satresnarkoba Polres Pamekasan, Ipda Yudhas Wahyu dan KBO Satsabhara Polres Pamekasan, Ipda Asbudi.

Operasi Yustisi gabungan tersebut dilaksanakan dalam rangka mendisiplinkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kapolres Pamekasan melalui Kasubbag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah PS mengatakan, para pelanggar yang kedapatan tidak pakai masker langsung didata dan diberikan sanksi, mulai dari menghafal Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Sejumlah cafe yang dilakukan operasi di antaranya, Cafe Nato (Napi Tobat) depan Lapas Kelas II Pamekasan, Cafe Jalan Jokotole Pamekasan, Cafe di Kawasan Niaga 2, Cafe Jalan Dirgahayu 33.

Selain itu, Kelurahan Bugih Pamekasan, Cafe Tempat Teduh Coffee Jalan Pintu Gerbang, Kedai Garasi Jalan Pintu Gerbang Gg IV, dan di Hugo Cafe Jalan Pintu Gerbang.

BREAKING NEWS - 94 Karyawan Positif Covid-19, Pabrik Rokok PT Tanjung Odi di Sumenep Dilockdown

78.249 Pelaku Usaha Mikro di Pamekasan Akan Dapat Bantuan Dana Hibah Rp 2,4 Juta dari Pemerintah

Uji coba KBM Tatap Muka Lembaga SD/SMP di Kabupaten Sampang Tidak Dilanjutkan, Ini Alasannya

"Sedikitnya ada puluhan pengunjung yang terjaring dalam operasi yustisi ini. Pemberian sanksi itu untuk memberikan efek jera sehingga tidak ada lagi yang melanggar protokol kesehatan,” kata AKP Nining Dyah PS kepada TribunMadura.com, Rabu (23/9/2020).

Pihaknya juga mengimbau masyarakat Pamekasan agar selalu menerapkan protokol kesehatan untuk membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Caranya, dengan disiplin memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan secara berkala, menjaga jarak dengan orang sekitar, dan menghindari kerumunan.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved