Berita Mojokerto
Truk Nyungsep ke Sungai di Mojokerto, Sopir Banting Setir hingga Kendaraan Tabrak Pembatas Jalan
Truk bernopol S 8129 WD itu masuk ke dalam sungai akibat menghindari kendaraan yang mendadak menyeberang.
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Sebuah truk terjerembab ke dalam sungai di Jalan Raya Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
Truk bernopol S 8129 WD itu masuk ke dalam sungai akibat menghindari kendaraan yang mendadak menyeberang.
Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto, Ipda J Wihandoko menjelaskan, pengemudi truk bernama Jayadi (52) warga Jalan Gang Salak Jombangan Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.
• Jerit Pekerja Gudang Lihat Nenek Patmi di Bawah Truk Mogok, Warga Temukan Ada Hal Aneh dari Korban
• Anak Tega Robohkan Rumah di Tanah Ibu Kandung Karena Utang, Sempat Jual Bangunan Tapi Tak Laku
• Angka Kematian Kasus Covid-19 di Jawa Timur Tertinggi Nasional, Gugus Tugas Minta Sistem Jelas
Saat itu, kendaraan truk warna merah melaju dari arah timur (Pasuruan) menuju Mojosari Kabupaten Mojokerto.
"Pengemudi truk berupaya menghindari kendaraan yang mendadak menyeberang di depannya," ungkapnya, Selasa (22/9/2020).
"Kemudian dia banting setir ke arah kiri menabrak pembatas jalan dan masuk ke dalam sungai," sambung dia.
Wihandoko menyebut, truk menghantam keras pada dinding sungai sehingga sempat menyulitkan evakuasi sopir yang terjepit di sela bodi kendaraannya.
"Pengemudi truk akhirnya dapat dievakuasi, korban menderita luka ringan," jelasnya.
Menurut dia, petugas mengevakuasi kendaraan truk dari dasar sungai menggunakan mobil katrol derek.
Kecelakaan ini sempat memicu kemacetan lalu lintas di jalan raya Mojosari- Pasuruan.
"Kendaraan truk yang terlibat kecelakaan sudah dievakuasi di kantor Laka Lantas Satlantas Polres Mojokerto," terangnya. (don/ Mohammad Romadoni).
• Dua Polisi di Lumajang Dipecat secara Tak Hormat, Sering Mangkir Tugas Meski Diingatkan Berkali-Kali
• Persebaya Tanpa Mahmoud Eid dan David da Silva Lawan PSS Sleman, Simpan Pemain saat Kontra Arema FC
Motor Masuk ke Telaga
Seorang remaja di Kabupaten Ponorogo terjun ke dalam Telaga Ngebel, Senin (21/9/2020) sore.
Remaja bernama Nicholas Ariel itu tercebur ke Telaga Ngebel bersama sepeda motornya.
Kejadian itu berawal saat korban ugal-ugalan mengendarai sepeda motor di sekitar lokasi.

"Anaknya itu angkat-angkat (jumping) kendaraan kayak ngetril," kata Kapolsek Ngebel, Iptu Eko Murbianto, Selasa (22/9/2020).
"Kemudian mungkin karena nge gas terlalu besar akhirnya masuk ke telaga bersama kendaraan," sambung dia.
Beruntung Ariel langsung ditolong oleh teman-temannya dan warga sekitar yang sedang berada di dekat lokasi.
"Berhasil ditolong. Korban mengalami luka-luka lecet di kepala dan dibawa ke UGD Puskesmas Jenangan," lanjutnya.
Saat kejadian, motor juga langsung tenggelam dan hanya kelihatan knalpot saja.
"Saat ini kendaraan sudah dievakuasi dan kita amankan di Mapolsek," pungkasnya.
• Tabrak Truk Mogok, Karyawan Bank Tuban Tewas saat Kendarai Motor, Motor Rusak sampai Tak Berbentuk
• Daftar Menteri Kabinet Indonesia Maju yang Positif Covid-19, Terbaru Menteri Agama Fachrul Razi
Tiduran di Atas Motor
Warga Kabupaten Pasuruan dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang kini menjadi viral.
Video berdurasi 30 detik itu memperlihatkan seorang pria yang belum diketahui identitasnya memacu sepeda motornya di jalan raya.
Tidak seperti pengendara pada umumnya, pria itu mengendarai sepeda motornya dengan cara aneh.
Pria itu tampak tiduran di jok motornya dalam posisi sepeda motornya berjalan.
Tak hanya itu, pengendara tersebut mengendarai motor sambul mengibarkan bendera merah putih.
Dalam video yang beredar itu, lagu kemerdekaan versi koplo menjadi backsoundnya.
Informasi yang didapatkan, rekaman aksi pengendara gila ini diambil di jalan raya Mangkrengan, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
Itu terlihat dari rekaman video yang sepintas menunjukkan gapura Kecamatan Lekok.
Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota AKP Achmadi menyesalkan aksi viral pengendara sepeda motor roda dua itu.
"Saya berharap, masyarakat tidak meniru adegan gila pengendara itu," kata dia saat dihubungi, Selasa (1/9/2020) siang.

• Baru Didirikan, Dapur Umum Klaster Ponpes Darussalam Blokagung Banyuwangi Terancam Ditinggal Relawan
• Sekolah di Delapan Kecamatan di Pamekasan Bisa Lakukan Pembelajaran Tatap Muka, Ini Syaratnya
Menurut dia, aksi tersebut sangat membahayakan pengendara itu sendiri dan pengendara kendaraan lainnya.
Kata dia, apa yang dilakukan pengendara itu telah melanggar tata tertib dalam berlalu lintas.
"Ini anggota sedang mencari tahu siapa orang yang berkendara itu," kata dia.
"Kalau sudah ketemu, akan kami tindak tegas," pungkas dia. (lih)