Berita Pamekasan
KBM Tatap Muka, Bhabinkamtibmas Bersama Kades Nyalabu Laok Gelar Operasi Masker di Sejumlah Sekolah
Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, Madura, mulai melakukan simulasi kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan sistem tatap muka langsung.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, Madura, mulai melakukan simulasi kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan sistem tatap muka langsung.
Sejumlah sekolah mulai dari TK, dan SD sudah mulai aktif masuk sekolah dengan menerapkan standar protokol kesehatan.
Namun, masih ada sebagian anak sekolah yang tidak tertib memakai masker.
• 528 Peserta Jalani Tes SKB CPNS Kabupaten Sampang, 2 Peserta di Antaranya Kemungkinan Tidak Lulus
• Alat Peraga Kampanye Ilegal Bertebaran di Jalan Raya Trunojoyo, Begini Penjelasan Bawaslu Sumenep
• BREAKING NEWS - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumenep Meninggal Dunia
Untuk mengedukasi disiplin protokol kesehatan terhadap anak, Bhabinkamtibmas Desa Nyalabu Laok, Bripka Dedy Kurniawan melakukan 'Operasi Masker' di sejumlah sekolah TK dan SD di wilayah Desa Nyalabu Laok, Kecamatan Kota, Senin (28/9/2020).
Ia melakukan operasi masker tersebut bersama Kades Nyalabu Laok, Mohammad Kusnadi, dan perangkat desa.
Kades Nyalabu Laok Pamekasan, Mohammad Kusnadi mengatakan, di sejumlah sekolah yang dlakukan operasi masker, pihaknya memberikan masker gratis kepada siswa yang kedapatan tidak pakai masker.
Menurutnya, yang dilakukan hari ini merupakan aksi kepedulian terhadap anak-anak sekolah.
Ia mengaku bersyukur, sebab mendapat respons positif dari guru, orang tua.
Bahkan, anak sekolah sampai antre meminta masker kepada petugas yang datang ke sekolah.
• 984 Wanita di Pamekasan Jadi Janda Muda, Bertengkar Jadi Faktor Penyebab Terjadinya Perceraian
• Ketua MUI Sumenep Wafat, Cabup Fattah Jasin Melayat ke Rumah Duka Cawabup Dewi Khalifah
• Paslon Pilkada 2020 Ahmad Fauzi - Dewi Khalifah Pasang Iklan Kampanye di Luar Waktu yang Ditentukan
• Hasil SKB CPNS 2019 di Kabupaten Sampang akan Diumumkan pada Akhir Oktober 2020
Sedangkan, Bhabinkamtibmas Desa Nyalabu Laok, Bripka Dedy Kurniawan mengimbau kepada pihak sekolah untuk lebih aktif memperhatikan pengawasan dan diminta tegas dalam melakukan tindakan pendisiplinan bagi siswa yang tidak tertib terhadap aturan protokol kesehatan.
“Kami harap pihak sekolah lebih open terhadap protokol kesehatan untuk anak didiknya, jangan sampai lingkungan sekolah menjadi klaster baru penularan Covid-19," peringatnya.
Menurut Bripka Dedy Kurniawan, dimulainya masa simulasi KBM tatap muka sekolah harus tetap menerapkan protokol kesehatan saat proses belajar mengajar, karena dari simulasi ini nantinya akan ada evaluasi lanjutan untuk proses KBM kedepan, dengan harapan mata rantai penyebaran Covid-19 tidak meluas sampai di lingkungan sekolah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/bhabinkamtibmas-desa-nyalabu-laok-saat-memakaikan-masker-kepada-anak-sekolah.jpg)