Breaking News:

Berita Pamekasan

Wartawan TV, Korban Penganiayaan di Pamekasan Laporkan Oknum Massa Demo Tolak Wisata Bukit Bintang

Wartawan TV Indosiar, korban penganiayaan di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur melaporkan oknum massa demo di Kedai Bukit Bintang.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Koresponden Wartawan TV Indosiar, Fahrur Ruzi saat melaporkan oknum massa demo di Kedai Bukit Bintang ke Mapolres Pamekasan yang diduga melakukan penganiayaan terhadap dirinya, Senin (5/10/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Fahrur Ruzi, Koresponden Wartawan TV Indosiar di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur melaporkan oknum massa demo di Kedai Bukit Bintang yang diduga telah melakukan tindakan penganiayaan terhadap dirinya.

Fahrur Ruzi mengatakan, saat hendak melakukan peliputan di lokasi demo Kedai Bukit Bintang, Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Pamekasan pada Senin (5/10/2020) kemarin, pihaknya mendapat penghadangan dan perlakuan tidak baik dari sejumlah massa aksi yang menolak hadirnya pembangunan wisata Bukit Bintang tersebut.

"Ada salah satu massa aksi yang menghampiri saya sambil berteriak, melarang dan memegang tangan saya untuk merebut kamera yang saya pegang," kata Fahrur Ruzi kepada sejumlah media usai melapor ke Mapolres Pamekasan, Senin malam (5/10/2020).

Terhenti di Polres Sumenep, Anang Endro Prasetyo Pertanyakan Penyidikan Kasus Pemalsuan AJB Tanah

ASPRIM Angkat Bicara Soal Fasilitas Wisata Bukit Bintang Pamekasan Dibakar, Beri Saran Ini ke Pemkab

Pengakuan Duda Tua di Bojonegoro Setubuhi Gadis 14 Tahun Usai Cekoki Arak: Cuma Sekali Saya Lakukan

Menurutnya, seketika itu, dirinya telah menjelaskan kepada oknum yang hendak merampas kameranya tersebut, bahwa dirinya merupakan seorang wartawan.

Namun, penjelasan itu tidak dihiraukan oleh orang yang hendak merampas kameranya itu.

"Karena terjadi tarik menarik antara saya dan orang itu, sehingga massa aksi yang lain semula tidak fokus dengan saya akhirnya mereka mendatangi dan memukul saya, bahkan ada yang menjambak dari belakang serta menendang saya," urainya.

Pria yang akrab disapa Rozi itu berharap, ke depan, tidak ada lagi tindakan kekerasan yang akan merugikan wartawan saat melakukan peliputan di lapangan.

Gadis 14 Tahun di Bojonegoro Disetubuhi Kakek Duda, Berawal dari Arak, Berakhir Pilu di Rumah Pelaku

Lama Menduda, Kakek Bojonegoro Setubuhi Gadis 14 Tahun, Minuman Arak Buat Korban Tak Sadarkan Diri

Pemilik Akun FB Allby Madura yang Menghina Kiai Ponpes Karang Durin Serahkan Diri Ke Polres Sampang

Ia juga meminta kepada pihak kepolisian untuk segera menindaklanjuti aksi yang diduga telah melakukan penganiayaan terhadap dirinya tersebut.

"Saya ingin orang yang telah melakukan tindakan tidak terpuji itu segera ditangkap dan kejadian ini tidak terulang lagi terhadap wartawan yang lain," harapnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved