Berita Sampang

Pemkab Sampang Prioritaskan Penambahan Fasilitas Ruang Tunggu Penumpang di Terminal Ketapang

Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Perahubungan (Dishub) akan melengkapi fasilitas Teminal Ketapang pada tahun 2021.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kondisi Terminal Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang, Madura beberapa waktu yang lalu. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan melengkapi fasilitas Teminal Ketapang pada tahun 2021.

Adapun penambahan fasilitas yang diprioritaskan terhadap terminal berlokasi di wilayah Utara Kabupaten Sampang, Madura tersebut adalah ruang tunggu penumpang.

Rincian Gaji ART Nia Ramadhani, Istri Ardi Bakrie Sebut Jumlah Gaji Lebih dari 13 Kali Dalam Setahun

Nia Ramadhani Kenang Sosok Ayah, Bahas Pesan Terakhir untuk Ardi Bakrie: Jangan Sakiti Anak Saya

Heboh Lintang Kemukus Bersinar Terang di Langit Tuban, Foto-fotonya Dibagikan Netizen, Ini Kata BMKG

Kasi Angkutan dan Keselamatan Jalan Dishub Sampang, Arief Maulana mengatakan jika keberadaan fasilitas terminal ketapang memang masih banyak yang kurang.

Namun, fasilitas ruang tunggu penumpang yang diprioritaskan sebab, untuk mempernyaman para penumpang saat menunggu angktuan umum.

"Jika para penumpang merasa nyaman, Terminal Ketapang akan ramai dan penambahan fasilitas ini masih dalam proses pengajuan anggaran," ujarnya kepada TribunMadura.com, Minggu (11/10/2020).

Selesai membangun ruang tunggu penumpang, pihaknya berlanjut fokus ke penambahan fasilitas lainnya seperti, kantor petugas, tolilet, hingga kios pedagang.

Arif Maulana mengaku, sebenarnya penambahan fasilitas ruang tunggu terminal sudah dianggarkan tahun ini namun, keinginannya itu tidak tercapai lantaran pandemi Covid-19.

Kemunculan Lintang Kemukus di Langit Tuban Jadi Pertanda Pagebluk Covid-19 Akan Berakhir?

MH Said Abdullah Bersilaturahmi dengan Kiai Ramdlan dan Kiai Ilyasi di Pondok Pesantren Sumenep

Jaring 444 Pelanggar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan di Lamongan, Denda Capai Lebih Rp 21 Juta

Sebab, semua anggaran direlokasikan untuk penanganan pandemi Covid-19.

"Mau gimana lagi, akibat pandemi Covid-19 kita harus menunggu tahun depan, mudah-mudahan terealisasi," harapnya.

Ia menambahkan, keberadaan terminal Ketapang itu memang berpotensi untuk memajukan perekonomian masyarakat di wilayah Pantura, terlebih bila semua fasilitas sudah terpenuhi karena tingkat keramaiannya semakin tinggi.

"Kalau saat ini angkutan umum maupun masyarakat masih terbatas tapi kalau sudah lengkap dimungkinkan ramai dan pertumbuhan ekonomi masyarakat disana semakin meningkat," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved