Berita Tulungagung
Beredar Nomor WhatsApp Mengaku sebagai Bupati Tulungagung, Dipakai Menipu Pengurus Pondok Pesantren
Pelaku mengakui sebagai Bupati Tulungagung dan menggunakan profil foto Maryoto Birowo di akun WhatsApp (WA) miliknya.
Penulis: David Yohanes | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Head of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu menegaskan, pendaftaran Program Kartu Prakerja saat ini telah memasuki gelombang ke-10.
Selama belum ada pemberitahuan lebih lanjut, dapat dipastikan link-link pendaftaran sejenis dapat diduga sebagai upaya penipuan.
"Dengan pendaftaran gelombang 10, kami telah menuntaskan kuota untuk tahun 2020," katanya kepada Tribunnews, Minggu (11/10/2020).
Seperti dilansir dari Tribunnews dalam artikel 'Waspada Penipuan Pendaftaran Kartu Prakerja di prakerja.vip, Link Resmi Hanya di www.prakerja.go.id'
Pendaftaran gelombang 10, lanjut Louisa, menjadi gelombang pendaftaran terakhir di tahun ini.
Dengan demikian, tidak ada pembukaan pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 11 di tahun ini.
Louisa menambahkan akan menindak tegas upaya-upaya penipuan mengatasnamakan Program Kartu Prakerja.
"Kalau tindakan-tindakan penipuan seperti ini masih berlanjut terus, kami tidak akan segan untuk mengambil langkah hukum," tegasnya.
Namun, ada sejumlah aturan baru yang diberlakukan pada Kartu Pra Kerja tahun 2021.
Yakni terkait penerima Kartu Pra Kerja 2021.
Louisa mengatakan, penerima Kartu Prakerja 2020 tidak diperbolehkan mengikuti kembali program ini pada tahun depan.
"Yang sudah pernah menerima Kartu Prakerja, tidak bisa mendaftar lagi," kata Louisa, dikutip dari Kompas dalam artikel "Sudah Lolos Prakerja 2020? Jangan Harap Bisa Daftar Lagi pada 2021".
"Betul, program Kartu Prakerja hanya dapat diterima sekali seumur hidup," lanjutnya.
Lebih lanjut, kata Louisa, Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan sudah menyatakan secara eksplisit mengenai keberlanjutan program Kartu Pra Kerja pada 2021.
Kendati deikian, kapan dibuka Kartu Pra Kerja 2021 masih dalam tahap pembahasan sehingga belum dapat dipastikan total kuota penerima, termasuk juga seperti apa mekanismenya.
"Semuanya masih dalam proses pembahasan. Ini semua akan diputuskan oleh Komite Cipta Kerja dan dilaksanakan oleh Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja," kata Louisa
Bagaimana nasib yang belum lolos Kartu Prakerja 2020?
Bagi pendaftar Kartu Pra Kerja 2020 yang belum lolos gelombang 1-9, diperkenankan untuk mendaftar 2021 mendatang.
"Yang belum lolos di tahun 2020 bisa mendaftar di tahun 2021," ujar Louisa.