Berita Tulungagung
Beredar Nomor WhatsApp Mengaku sebagai Bupati Tulungagung, Dipakai Menipu Pengurus Pondok Pesantren
Pelaku mengakui sebagai Bupati Tulungagung dan menggunakan profil foto Maryoto Birowo di akun WhatsApp (WA) miliknya.
Penulis: David Yohanes | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Menurutnya nomor itu dioperasikan dari luar Jawa.
Baca juga: Angka Kecelakaan Meningkat, 2 Titik Black Spot di Sampang Jadi Prioritas Operasi Tertib Tangguh
Baca juga: Harapan Bupati Pamekasan pada Kacong Cebbhing 2020 Terpilih, Kenalkan Budaya hingga ke Tingkat Dunia
Nomor itu juga pernah dilaporkan pihak lain, karena dipakai menipu.
Karena itu Galih meminta masyarakat untuk waspada terhadap pihak-pihak yang mengaku sebagai pejabat.
“Ke depan pasti kami adukan. Tapi sekarang kami fokus agar masyarakat tidak tertipu,” ujarnya. (David Yohanes/day)
Penipuan WhatsApp lainnya: modus Prakerja
Waspada penipuan yang mengatasnamakan program Kartu Prakerja.
Penipuan itu kini tersebar di WhatsApp.
Biasanya, penipuan ini disebar melalui grup-grup WhatsApp dan menjaring mereka yang tak mengetahui kalau hal tersebut penipuan.
Sebab, situs yang digunakan bukan situs resmi dari Prakerja.
Penipuan berkedok Kartu Prakerja melalui situs prakerja.vip kini jadi viral di grup-grup WhatsApp (WA).
Baca juga: Nikita Mirzani Terima Ancaman dari Pendukung Puan Maharani, Iwan Fals: Wah Repot Kalau Jin Udah Ikut
Baca juga: Daftar Amalan yang Bisa Dikerjakan Menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, Mulai Sholawat Hingga Puasa
Baca juga: Download Lagu MP3 Ampun Bang Jago DJ Remix Viral di TikTok dan Youtube, Ada Lirik Sory Bang Jago
Bahkan dalam info penipuan tersebut disebutkan peserta Kartu Prakerja akan mendapat dana bantuan Rp 600 ribu.
Admin www.prakerja.go.id pun memberikan penjelasan tentang aksi penipuan tersebut.
Berikut isi dari pesan berantai penipuan Kartu Prakerja:
"Daftar Prakerja Sekarang
Dapatkan bantuan sebesar 600.000 dari pemerintah lewat program prakerja