Berita Sampang

Desa Napo Laok Sampang Bakal Disulap Jadi Wisata Agro Buah Surga, Pembangunan Dimulai Tahun Depan

Pemkab Sampang merencanakan pembangunan wisata agro di Desa Napo Laok, Kecamatan Omben.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Plt. Kepala Dinas Pertanian Sampang, Suyono. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - 2021 akan menjadi tahun pembangunan sektor wisata di Kabupaten Sampang, Madura.

Itu setelah Pemkab Sampang merencanakan penambahan wisata tanaman agro.

Wisata agro nantinya akan dikemas sebagai wisata desa, yang di dalamnya terdapat bermacam buah khusus seperti, buah tim, kurma, dan sebagainya, sehingga dinamakan buah surga.

Baca juga: Ketua Ansor Pamekasan Ajak Pemuda NU Gelorakan Resolusi Jihad Kiai Hasyim Asyari, Begini Pesannya

Baca juga: Kisah Inspiratif Ulfa Ainun, Hampir Tak Lanjut Kuliah hingga Jadi Wisudawati Terbaik IAIN Madura

Baca juga: Tanda-Tanda Hamil Muda, Perhatikan saat Terjadi Mood Swing hingga Rasa Aneh di Mulut

Plt Kepala Dinas Pertanian Sampang, Suyono mengatakan, lokasi wisata desa ini akan diletakkan di Desa Napo Laok, Kecamatan Omben.

Suyono menilai, desa yang terletak di sebelah timur Kabupaten Sampang ini memiliki wisata religi yakni, Bujuk Napo.

Karenanya, wisata agro nantinya dikhususkan bagi peziarah saat hendak pulang.

Selain itu, Desa Napo Laok, kata dia, biasa dilewati oleh peziarah di Makam Batu Ampar Kabupaten Pamekasan.

"Desa NaponLaok termasun pemukiman warga masih kental akan adat Madura, seperti rumah-rumah kuno," ujarnya kepada TribunMadura.com, Jumat (23/10/2020).

"Bahkan, kami merencanakan akan dijadikan home stay," sambung dia.

Suyono menambahkan, untuk realisasinya akan bekerja sama dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Sampang di antaranya, Disporabudpar, PUPR, dan Dinas Perikanan.

"Pokoknya ada delapan sampai sembilan OPD yang bekerja sama," terang pria berkacamata itu.

Lebih lanjut, pihaknya menegaskan dalam wisata itu terdapat infrastruktur lainnya namun, saat ini masih dipersiapkan.

"Penunjang lainnya tunggu dulu, pengerjaanya masih tahun 2021," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved