Breaking News:

Berita Malang

Operasi Zebra Semeru 2020 di Kota Malang, Polisi Keliling Wilayah Cari Pelanggar ke Sejumlah Titik

Operasi Zebra Semeru 2020 di Kota Malang berlangsung selama dua pekan, tepatnya hingga Minggu (8/11/2020).

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
ilustrasi - Operasi Zebra Semeru 2020 di Kota Malang, Polisi Keliling Wilayah Cari Pelanggar ke Sejumlah Titik 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Satlantas Polresta Malang Kota melangsungkan Operasi Zebra Semeru 2020 pada hari pertama, Senin (26/10/2020).

Sesuai jadwal, Operasi Zebra Semeru 2020 di Kota Malang berlangsung selama dua pekan, tepatnya hingga Minggu (8/11/2020).

Dalam kegiatan Operasi Zebra Semeru 2020 tersebut, Satlantas Polresta Malang Kota menerapkan inovasi baru dalam menindak para pelanggar lalu lintas.

Baca juga: Angin Puting Beliung di Jatian Bondowoso, Rumah Nenek Sena Roboh Tertimpa Pohon Mahoni 15 Meter

Baca juga: Demo Warga Bangkalan di UP3 PLN Pamekasan, Laporkan Dugaan Maraknya Pungli Pemasangan KWH Baru

Baca juga: Alokasi Pupuk Bersubsidi Petani Sampang Dibatasi hingga 50 Persen, Dikhawatirkan Terjadi Kelangkaan

"Kami terapkan inovasi operasi Hunting System. Jadi kami tidak akan melakukan pemeriksaan secara statis di satu tempat saja, melainkan juga bergerak secara mobile," kata Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution kepada TribunMadura.com, Senin (26/10/2020).

"Dalam artian anggota kami berkeliling di setiap jalan di wilayah Kota Malang. Bila anggota kami menemukan pelanggaran, maka anggota akan langsung melakukan penindakan," ujar dia,

Ia menjelaskan bahwa pihaknya tetap menekankan upaya preemtif dan preventif saat melakukan kegiatan Operasi Zebra Semeru 2020.

"Kami menekankan adanya upaya preemtif 40 persen, dimaksudkan untuk menghilangkan niat dari para pelanggar, kemudian preventif sebesar 40 persen untuk menghilangkan adanya kesempatan untuk terjadinya pelanggaran," kata dia.

"Sedangkan sisanya yaitu penegakan hukum di lapangan. Dan dalam kegiatan ini, kami juga melakukan imbauan protokol kesehatan Covid 19, seperti jangan lupa memakai masker, selalu cuci tangan, dan jaga jarak," tambahnya.

Baca juga: Warga Bangkalan Geruduk Kantor UP3 PLN Pamekasan, Kesal Banyak Desa Belum Tersentuh Aliran Listrik

Baca juga: Remaja Kota Batu Dilaporkan Hilang, Awalnya Pamit Bertemu Kenalan, Dikabarkan Jadi Pengamen Jalanan

Ia menerangkan, ada delapan poin pelanggaran yang akan ditindak dalam Operasi Zebra Semeru 2020.

Ke delapan poin tersebut adalah :

1). Mengemudi dalam keadaan pengaruh alkohol
2). Menggunakan HP saat mengemudi
3). Penggunaan helm SNI
4). Penggunaan sabuk pengaman
5). Pengendara dibawah umur
6). Melawan arus lalu lintas dan melanggar marka atau rambu lalu lintas
7). Melanggar batas kecepatan berkendara
8). Knalpot tidak sesuai persyaratan teknik laik jalan.

"Untuk diluar hal itu, bukan berarti kami membiarkan. Kami tetap akan melakukan penindakan jika memang tidak sesuai aturan," ucap dia.

"Seperti tidak membawa surat kelengkapan seperti SIM dan STNK dan juga pengendara membawa muatan berlebihan," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved