Breaking News:

Berita Sumenep

Fraksi PDI Perjuangan Kritisi Dua Hal Ini Dalam APBD Sumenep 2021

Tugas berat akan dihadapi jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam menyusun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 nanti.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Ilustrasi - ruangan gedung DPRD Sumenep 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Tugas berat akan dihadapi jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam menyusun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 nanti.

Nota keuangan yang dibacakan Bupati Abuya Busyro Karim dikritik oleh fraksi PDI Perjuangan.

Salah satunya Juru Bicara (Jubir) Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath mengatakan pertama soal akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah melalui Pengembangan Sektor-Sektor strategis untuk mengurangi disparitas dengan 7 Prioritas Pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Darul Hasyim Fath menilai, bayang-bayang dalam benaknya tentang Pemerintah Kabupaten Sumenep sedang membangun upaya untuk menumbuh-kembangkan perekonomian di Sumenep.

Baca juga: TES KEPRIBADIAN: Bagaimana Cara Menggunakan Tas atau Sling Bag Bisa Ungkap Kepribadian, Cek Sekarang

Baca juga: HARI TERAKHIR Promo JSM Indomaret Periode 20-22 November 2020, Belanja Hemat Pakai BCA di Indomaret

Baca juga: Katalog Promo Alfamart Minggu 22 November 2020, Belanja Hemat Pakai Non Tunai Hingga ShopeePay

Tetapi menurutnya, bayang-bayang itu terlalu samar dan pihaknya perlu bantuan Bupati Sumenep untuk membuatnya menjadi terang-benderang tentang tema besar dimaksud.

Sehingga masyarakat Sumenep tahu untuk menumbuh-kembangkan perekonomian dalam masa pademi Covid-19 yang masih sedang berlangsung.

"Nah sebenarnya apa saja yang akan dilakukan Pemkab Sumenep di tahun 2021," tegas Darul Hasyim Fath melalui telepon pribadinya saat dikonfirmasi TribunMadura.com, Minggu (22/11/2020).

Kedua kata lelaki Wakabid Ideologi dan Kaderisasi DPC PDI Perjuangan Sumenep ini, tentang nota Keuangan Bupati Abuya Busyro Karim.

Ia mengaku, hingga saat ini belum mendapatkan gambaran upaya Pemkab Sumenep untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan tidak mendengar  tentang ringkasan jumlah belanja Langsung dan Tidak Langsung.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved