Berita Sampang

Dukun Cabul Beraksi Hingga Korban Teriak, Modus Sembuhkan Pasien Malah Lakukan Asusila

S (60) yang berprofesi sebagai dukun pengobatan tersebut diduga mencabuli salah satu pasiennya saat melakukan pengobatan pada 23 November 2020.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
istimewa
Tersangka yang diduga dukun cabul di Sampang saat ditangkap polisi 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Seorang dukun di Sampang ditangkap polisi.

Diduga, dukun ini melakukan praktik pencabulan kepada pasiennya.

Modusnya mengobati korban, namun meraba alat vital korbannya.

Hingga akhirnya korban berteriak.

Seorang warga Desa Karang Penang Onjur Kecamatan Karang Penang Kabupaten Sampang, Madura diamankan oleh Polres Sampang lantaran diduga menjadi dukun cabul.

Baca juga: Berangkat Selingkuh, Pulang Minta Dijemput Suami Sah, Terkuak Tak Kuat Ladeni Carlos di Atas Tikar

Baca juga: Penyebab Motor Matic Tidak Bisa Distarter Elektrik, Jangan Keburu Panik, Simak Cara Mengatasinya

Baca juga: Terbaru, Harga iPhone 12, iPhone 7, iPhone 8 hingga iPhone SE, ada Daftar Harga iPhone Lainnya

Bagaimana tidak, pria berinisial S (60) yang berprofesi sebagai dukun pengobatan tersebut diduga mencabuli salah satu pasiennya saat melakukan pengobatan pada 23 November 2020.

Pasiennya merupakan seorang wanita berinisial V (19) warga Desa Jelgung Kecamatan Robatal, Sampang.

Paman V mengatakan, sebelumnya V telah jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit namun, tidak diketahui status sakit yang dialaminya.

Sehingga, keluarga berinisiatif untuk melakukan pengobatan kepada S yang sebelumnya diketahui adalah orang yang biasa mengobati warga jatuh sakit.

Setibanya, dilokasi V diobati seperti pasien lainnya, artinya pengobatan berjalan dengan normal.

Namun setelah melakukan perjalanan pulang dan tiba di rumahnya, V berteriak sekencang-kencangnya sehingga ,menarik perhatian kedua orangtuanya.

"Saat kedua orangtuanya bertanya, V mengaku jika dirinya dicabuli oleh dukun pengobatan yang telah mengobatinya dengan cara meraba bagian vitalnya," ujarnya kepada TribunMadura.com, Rabu (25/11/2020).

"Jadi seakan-akan V ini terhipnotis, mengikuti semua kemauan dukunnya tersebut," imbuhnya.

Bahkan, yang terhipnotis bukan hanya V, melainkan semua keluarga karena saat dilokasi tidak berani menegur apalagi memprotes si paranormal itu.

Mengetahui hal itu, Orangtua V beserta warga Desa Jelgung datang ke rumah paranormal dan tak pelak kehadirannya mengundang kedatangan pihak kepolisian setempat.

Terpisah, Kapolsek Karang Penang, Iptu Slamet membenarkan jika pihaknya mengamankan seorang pria di Desa Karang Penang Onjur, Sampang.

Namun, pihaknya mengaku tidak mengetahui apakah S tersebut melakukan pencabulan atau tidak.

Hanya saja, langkah membawa S ke kantornya sebagai bentuk pengamanan lantaran pada saat itu digruduk oleh warga.

"Yang bersangkutan saat ini sudah saya serahkan kepada Polres Sampang mas, jadi untuk keterangan jelasnya lebih baik ke Unit PPA saja," terangnya.

Sementara, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sampang, Aiptu Sujianto menyampaikan, sementara ini tidak bisa memberikan keterangan terkait insiden yang terjadi di Desa Karang Penang Onjur.

"Saat ini saya lagi rapat mas, tapi benar terkait pria asal Karang Penang yang diamankan," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved