Breaking News:

Virus Corona di Bangkalan

Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Positif Covid-19, Sempat ke Jakarta Sebelum Gelar Wisuda

Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Dr Drs Ec H Muh Syarif Msi dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19 berdasarkan Tes Swab PCR.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Dr Drs Ec H Muh Syarif Msi ketika memimpin Wisuda Program Magister, Sarjana, dan Diploma Semester Gasal dan Genap Tahun Akademik 2019/2020 di Gedung Pertemuan UTM, Sabtu (21/11/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Dr Drs Ec H Muh Syarif Msi dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19 berdasarkan tes swab PCR di rumah sakit di Surabaya.

Hal itu dipastikan Kepala Sub Bagian Kerjasama dan Humas Universitas Trunojoyo Madura Taufiqurrahman Hasbullah setelah menerima kabar dari keluarga Rektor Syarif.

"Tanggal 1 (Desember) kami dikabari hasil swab, beliau postif terkonfirmasi Covid-19," ungkap Taufiq kepada TribunMadura.com melalui sambungan selulernya, Rabu (2/12/2020).

Baca juga: Tingkah Nathalie Holscher di Ranjang Terekam, Tak Mau Ciumi 1 Bagian Tubuh Sule, Gimana Bau Nggak?

Baca juga: Kalina Ocktaranny Nangis Bahagia Hubungan Asmaranya Direstui Ibunda Vicky Prasetyo: Alhamdulillah

Baca juga: Klaster Keluarga Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Situbondo, Terbesar Kedua Klaster Perjalanan

Baca juga: KPU Sumenep Siapkan TPS Khusus di Dalam Rutan, 242 Warga Binaan Bakal Berpartisipasi di Pilkada 2020

UTM menggelar Rapat Terbuka Senat dalam Rangka Wisuda Program Magister, Sarjana, dan Diploma Semester Gasal dan Genap Tahun Akademik 2019/2020 di Gedung Pertemuan UTM dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, Sabtu (21/11/2020).

Dengan jumlah total 701 wisudawan, pihak Kampus Universitas Trunojoyo Madura memutuskan gelar wisuda dilaksanakan dalam 24 sesi hingga 9 hari ke depan.

Terhitung mulai tanggal 21 - 26 November 2020. Dilanjutkan pada tanggal 1 - 3 Desember 2020.

Taufiq menjelaskan, rektor sempat berpergian ke Jakarta pada 18-19 Novemper 2020 atau sepekan sebelum gelar wisuda dimulai.

"Tanggal 26 (November) beliau memang nampak kecapekan. Setelah itu beliau merasa kurang bergairah, kurang enak makan," jelasnya.

Dengan kondisi itu, lanjutnya, Rektor Syarif kemudian berinisiatif memeriksakan diri ke rumah sakit di Surabaya pada Sabtu (29/12/2020).

"Karena saat itu ada masa jeda wisuda. Tindakan swab kemudian dilakukan keesokan harinya, pada Minggu (30/11/2020)," ujar Taufiq.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved