Virus Corona di Bangkalan

UPDATE Kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan Hari Ini Sabtu 5 Desember 2020: Bertambah 35 Pasien

Berdasarkan update Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten dalam 8 hari terakhir, mulai 27 November - 4 Desember 2020, tambahan pasien positif berjumlah 35.

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Sebanyak 45 warga terjaring operasi yustisi yang digelar tim gabungan Polres, Kodim 0829 dan Satpol PP Bangkalan di depan Pos Polisi Jalan Raya Telang Kecamatan Kamal, Sabtu (5/12/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Sejumlah warga masih mengabaikan protokol kesehatan meskipun Pemkab Bangkalan berupaya menekan angka penyebaran Covid-19.

Tim gabungan Polres, Kodim 0829,  dan Satpol PP Bangkalan menggelar operasi yustisi  di depan Pos Polisi Jalan Raya Telang Kecamatan Kamal, menjaring sebanyak 45 warga tidak mematuhi protokol kesehatan, Sabtu (5/12/2020). 

"Kami mendapati sebanyak 45 pengendara kendaraan bermotor tidak menggunakan masker," ungkap Kasubbag Humas Polres Bangkalan Iptu Arif DJ.

Dalam gelar Operasi Yustisi tersebut, Polres Bangkalan menerjunkan sejumlah 10 personel, Kodim 0829 dan Satpol PP masing-masing 5 personel.

Arif DJ menjelaskan, beragam sanksi diterapkan kepada puluhan pelanggar protokol kesehatan tersebut.

Mulai dari sanksi sosial, sanksi teguran, saknsi administratif, hingga sanksi push up.

"Dua pelanggar sidang sanksi administratif, 18 pelanggar  sanksi sosial, dan 25 pelanggar sanksi teguran," pungkasnya.

Berdasarkan update Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten dalam delapan hari terakhir, terhitung mulai 27 November - 4 Desember 2020, tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 35 orang.

Sedangkan pasien sembuh selama periode itu berada di angka 11 orang. Total pasien sembuh hingga Jumat (4/12/2020) malam berjumlah 606 orang.

Sedangkan total jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tercatat 730 orang.

Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) mengajak organisasi kepemudaan Komisi Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bangkalan turut andil dalam mewujudkan kesadaran kolektif guna mengakhiri pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Ra Latif ketika membuka diskusi 'Ngopi Tematik' bertemakan, 'Ikhtiar Wujudkan Kesadaran Kolektif Guna Menakhiri Pandemu Covid-19 di Pendapa Agung Kabupaten Bangkalan, Rabu (2/12/2020).

"Kami berharap sinergitas para para tokoh pemuda terus terjalin dalam memberikan informasi dan menekankan  kepada masyarakat bahwa wabah Covid-19 benar-benar ada," harap Ra Latif.

Diskusi tersebut diisi oleh dua nara sumber, yakni Kepala Dinas Kesehatan Sudiyo dan Direktur Utama RSUD Syamrabu Kabupaten Bangkalan  dr Nunug Kristiani.

"Para nara sumber akan menjelaskan langkah-langkah preventif agar terhindar dari paparan Covid-19," ungkap Ra Latif.

Melalui diskusi ini, lanjutnya, KNPI sebagai mitra pemerintah bisa menambah pengetahuan tentang bahaya Covid-19 untuk diinformasikan kepada masyarakat. (edo/ahmad faisol).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved