Breaking News:

Berita Sumenep

Anggota PPK di Sumenep Diduga Diculik Orang Tak Dikenal, Sempat Ditodong Pakai Senjata Api

Seorang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kabupaten Sumenep diculik orang bersenjata api.

city-press.news24.com
ilustrasi - penculikan 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Seorang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Batang Batang, Kabupaten Sumenep, bernama Nur Imama (30), diduga diculik, Sabtu (5/12/2020) pagi.

Sebelum diculik, korban diduga ditodong senjata api oleh orang tak dikenal.

Suami Nur Imama, Sugianto (32) mengatakan, peristiwa penculikan itu terjadi saat istrinya berada di halaman kantor sekretariat PPK Batang Batang.

Baca juga: Website Pemkab Malang Diretas, Hacker Tulis Pesan Jelang Pilkada: Demi Kemajuan Bangsa dan Negara

Baca juga: TEGA Ayah dan Anak Bunuh Kerabat Pakai Parang, Aksi Keji Berawal dari Sakit Hati Karena Seekor Ayam

Baca juga: Perlakuan Keji Pengasuh Bayi Terungkap di Belakang Majikan, Tega Meremas Bayi 20 Bulan hingga Tewas 

Tiba-tiba koban ditodong dengan senjata api oleh seseorang dan kemudian dibawa masuk ke dalam mobil warna putih.

"Saya sedang berada di rumah dan tiba-tiba diberitahu oleh teman-temannya bahwa istri saya diculik oleh seseorang," cerita Sugianto.

Atas kejadian itu, Sugianto melapor ke Mapolsek Batang Batang dengan nomor laporan STPL/ 21 / XII / 2020 / SPKT Polsek Batang-Batang.

Ia berharap polisi segera menindak pelaku  penculikan itu dan memberikan efek jera.

Kapolsek Batang-Batang, IPTU Taufik Hidayat membenarkan peristiwa penculikan anggota PPK.

IPTU Taufik Hidayat menuturkan, dugaan sementara masalah pribadi.

"Iya benar ada warga yang melapor dan sudah kita proses," katanya saat dikonfirmasi melalui telepon pribadinya, Minggu (6/12/2020) pukul 20.30 WIB.

Baca juga: Jumlah Warga Sidoarjo yang Terjaring Operasi Yustisi Makin Menurun, Diimbau Tak Kendor Pakai Masker

Baca juga: Satu Lembaga Sekolah di Sampang Tolak Bantuan BPOPP, Sebelumnya Juga Menolak Dapat BOS, Ini Sebabnya

Ditanya terkait senjata api yang digunakan oleh pelaku, pihaknya belum bisa memastikan apakah itu senjata api beneran atau hanya mainan.

"Benar ditodong pistol, tapi kita belum bisa pastikan apakah itu senpi beneran atau hanya mainan," kata dia.

"Nanti setelah semua pemeriksaan selesai akan kita beri tahu," ungkapnya.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved