Breaking News:

Populer di Indonesia, Aplikasi WhatsApp Ternyata Tak Laku di Negara Asalnya, Simak Alasannya

Aplikasi WhatsApp ternyata tidak banyak digunakan di Amerika Serikat, kampung halamannya.

TRIBUNMADURA.COM/AYU MUFIDAH KS
Aplikasi WhatsApp 

Selain itu, WhatsApp juga memiliki fitur status untuk melihat apakah orang sedang online atau tidak.

Ada pula fitur untu mengecek terakhir dilihat (last seen) dan status sedang mengetik (typing).

Kendati bisa diatur, sebagian orang mungkin saja merasa tidak nyaman.

Baca juga: Cara Mengecek Surat Kendaraan Asli atau Palsu saat Membeli Motor Bekas, Jangan Tertipu Penampilannya

Baca juga: VIRAL Uang Rp 1 Miliar Milik Nenek Rusak Dimakan Serangga, Hancur saat Disimpan Dalam Kaleng Susu

Telepon dan SMS tanpa batas

Beberapa operator seluler di Amerika mematok tarif tetap dan gratis telepon untuk beberapa menit.

Di sisi lain, WhatsApp menawarkan fitur telepon maupun video call "gratis" jika terhubung ke WiFi.

Namun jika tidak, maka pengguna akan dikenakan tarif data. Padahal harga paket data di Amerika tidak murah.

Alasan inilah yang membuat banyak warga negara Amerika kurang menyukai WhatsApp.

Berbeda dengan beberapa negara yang justru, biaya telepon dan SMS reguler yang lebih mahal dibanding paket data.

Tidak butuh

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved