Breaking News:

Berita Bangkalan

Dua Pegawai Bappeda Bangkalan Positif Covid-19, Kantor Tutup untuk Sementara Waktu

Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bangkalan ditutup sementara.

Dok Diskominfo Bangkalan
Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Bangkalan, Senin (7/12/2020) 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Diskominfo Bangkalan merilis hasil Swab PCR terhadap 10 pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bangkalan, Selasa (8/12/2020) malam.

Tindakan tracing atau penelusuran tersebut menindaklanjuti kasus tambahan terkonfirmasi Covid-19 pegawai Bappeda Bangkalan berinisial IS (24) beberapa waktu lalu.

Kepala Diskominfo Bangkalan, Agus Zain mengungkapkan, Swab PCR terhadap 10 pegawai Bappeda Bangkalan yang kontak langsung dengan IS (24), pasien positif Covid-19 menghasilkan dua orang di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19.

"Sedangkan delapan pegawai lainnya dinyatakan negatif Covid-19," ungkap Agus Zain.

Ia menjelaskan, kedua pegawai Bappeda Bangkalan itu berkelamin perempuan yang aktif kontak langsung dengan IS.

"Keduanya berinisial SR (47) dan TS (42). Mereka saat ini telah melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan dan perawatan intensif oleh petugas Dinas Kesehatan," jelasnya.

Berdasarkan update Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Bangkalan, Senin (7/12/2020) malam, terdata sebanyak 739 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 atau terjadi penambahan 3 pasien positif dari sehari sebelumnya.

Pasien sembuh Covid-19 tercatat sebanyak 611 orang atau bertambah satu orang dari sehari sebelumnya.

"Terhadap pegawai yang tidak mengalami kontak langsung dengan IS, dilakukan rapid tes," ujar dia.

"Hasilnya diketahui tujuh pegawai dinyatakan reaktif sehingga langsung dilakukan tes swab," pungkasnya.

Bupati Bangkalan, RK Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Kabupaten Bangkalan telah memerintahkan sekretaris daerah, Taufan Zairinsjah agar melakukan penutupan sementara aktifitas kedinasan di Kantor Bappeda mulai hari ini, Selasa (8/12/2020).

"Masuk kembali Hari Senin (14/12/2020) tetapi tetap bekerja dari rumah atau Work From Home," ungkap Ra Latif.

Dengan munculnya klaster Bappeda ini, Ra Latif meminta kepada seluruh jajaran di masing-masing instansi lingkup Pemerintah Kabupaten Bangkalan agar memberi teladan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Ra Latif juga meminta kepada seluruh anggota muspika sebagai bagian utama Satgas Penanganan Covid-19 di wilayah kecamatan agar terus menerus melakukan upaya pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan kepada seluruh warga masyarakat melalui edukasi, sosialisasi, dan Operasi Yustisi. (edo/ahmad faisol)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved