Breaking News:

Virus Corona di Magetan

RSUD dr Sayidiman Magetan Tutup IGD Setelah 11 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19

RSUD dr Sayidiman Magetan, Jawa Timur, menutup sementara akses dan fasilitas layanan IGD setelah beberapa tenaga kesehatan terpapar Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/DONI PRASETYO
Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Sayidiman, Magetan, Jawa Timur, Selasa (15/12/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MAGETAN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sayidiman Magetan, Jawa Timur, menutup sementara akses dan fasilitas layanan Instalasi Gawat darurat (IGD) sejak Senin (14/12) kemarin. penutupan itu dilakukan setelah beberapa tenaga kesehatan yang bertugas dinyatakan terpapar virus corona ( Covid-19 ).

Direktur Utama RSUD dr Sayidiman Magetan Catur Widayat menyebut penutupan itu dilakukan sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus corona di RSUD.

Baca juga: Satpol PP Kecolongan, Tempat Karaoke Wiraraja Pamekasan Sudah Ditutup Permanen Tapi Dibuka Diam-Diam

Baca juga: Peringati Hari Juang TNI AD ke-75 dan HUT Kodam V/BRW ke-72, Dandim Pamekasan Bagikan 500 Sembako

Baca juga: Kronologi 20 Pegawai Terpapar Covid-19 hingga Pengadilan Negeri Malang Kelas IA Ditutup Sementara

Sementara puluhan tenaga kesehatan hasil penelusuran kontak erat menjalani pemeriksaan Covid-19 menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) atau tes swab.

"Kita off sementara sampai kondisi memungkinkan. Untuk pasien kita alihkan di Rumah Sakit sekitar. Kalau Puskesmas memungkinkan ya silakan,"kata Dirut RSUD dr Sayidiman Magetan, Jawa Timur, Catur Widayat, Selasa (15/12/2020).

Sesuai keterangan Direktur Utama RSUD dr Sayidiman Magetan Catur Widayat, saat ini nakes RSUD dr Sayidiman yang terpapar Covid 19 ada 11 tenaga kesehatan, dari jumlah itu terdiri dari dokter dan perawat.

"Kita Off sementara untuk melindungi masyarakat dan nakes kita. Tidak melayani pasien ini sampai beberapa minggu ke depan. Pasien kami arahkan di Rumah Sakit sekitar, kita sudah koordinsi dengan Rumah Sakit sekitar,"ujar dokter Catur.

"Dari yang terpapar itu seorang diantaranya dokter. Lainnya perawat. Nakes yang terpapar itu mayoritas bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang menerima pasien baru,"kata dokter Catur.

Dikatakan Dirut, penutupan RSUD mulai tanggal 14 Desember 2020 hingga 20 Desember 2020 mendatang. Dari 11 tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 itu, tertular dari pasien baru yang mau berobat di IGD.

Baca juga: Lagi, Bocah 12 Tahun Hilang Terseret Arus Kali Lamong Gresik, Awalnya Menceburkan Diri dan Mandi

Baca juga: Tim Covid Hunter Mojokerto Evakuasi 2 Pasien Positif Covid-19 untuk Jalani Isolasi di Rusunawa Cinde

Baca juga: Pengendara Sepeda Pancal Tewas Ditabrak Motor Honda CBR di Jalan MT Haryono Kabupaten Ponorogo

"Kita melakukan tracing kepada 11 nakes dan swab. Untuk meneliti dan mengetahui pasti petugas medis yang terpapar benar saat diruang IGD,"katanya.

Diungkapkan, dari 11 yang di tracing dan sebanyak 37 swab, terdiri dari 9 swab kedua dan 28 swab pertama. Untuk pasien yang dirawat sebanyak 34 terpapar Covid 19, saat inj ke 34 pasien itu dirawat diruang IRNA Pandu dan Kunti.

"Jadi kita bukan tutup, off sementara. Jadi kita sudah koordinasi dengan rumah sakit sekitar Magetan," ujarnya.

Dikatakan Catur saat ini pasien yang dirawat kerena Covid-19 dan tenaga kesehatan yang terkena hampir sama jumlahnya.

Jumlah tenaga kesehatan yang terkena Covid-19 dan pasien hampir sama.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved